f11a4da3e827.html

df36a31bf43d
"Dukungan Allah itu jauh lebih penting dari dukungan manusia manapun. Karena hanya sedikit manusia yang bisa tegak lurus sesuai ridho-Nya sehingga dukungan manusia tersebut bisa baik. Allah sebaik-baiknya pemberi dukungan karena semesta alam pun pasti mendukung". @Fitrullah Official ( Fit4global)

Ketikkan yang ingin Anda Cari!

USDIDR and Other Currency Research (untuk Keseimbangan Sektor Riil dan Non Riil)

Tampilkan postingan dengan label MengutamakanKepentinganRakyat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MengutamakanKepentinganRakyat. Tampilkan semua postingan

#USDIDRResearch: Analisis saya pada Dini Hari 8 Maret 2019 Terbukti, Sebelum Rilis berita Bloomberg Muncul sore harinya!


#Catatan: bandingkan berita dari Bloomberg di bawah ini dengan Postingan saya tertanggal 8 Maret 2019 tentang IDR (Rupiah).

Tampak bahwa rilis berita Bloomberg tertanggal Updated on By and, membuktikan bahwa Analisis Riset di https://www.fitrullah.com tertanggal 8 Maret 2019 tentang IDR (Rupiah) pada pagi hari (sebelum pergerakan harga IDR) benar. 
 

(screenshot https://www.bloomberg.com)
Link News: 


---> Kalau melihat fenomena ini, sudah seharusnya kita memperdalam riset yang bisa menganalisis sebelum pergerakan harga, bahwa semua itu bisa jika diriset secara resultan. Mengetahui analisis sebelum pergerakan harga itu penting sebagai acuan sebelum keputusan final manajemen. Inilah #PerisaiBangsa yang saya maksud setiap saat.

#Catatan: Suatu saat riset ini akan sangat bermanfaat bagi bangsa dan negara.

#KomparasiAnalisisUSDIDR
#GlobalReseach
#USDIDRResearch
#Fitrullah


#USDIDRResearch: dan USDIDR benar-benar Merangkak Naik sesuai Analisis Dini hari ini!



dan USDIDR benar-benar Merangkak Naik sesuai Analisis Dini hari ini!

#KomparasiAnalisisUSDIDR
#KomparasiAnalisisEUROUSD
#GlobalReseach
#USDIDRResearch
#Fitrullah
#RisetberdasarGrafik di https://id.tradingview.com/chart/# sebagai studi kasus realtime grafik. Tingkat kesulitan di sini adalah menganalisa pergerakan USDIDR ke depannya, sebagai hasil analisa resultan faktor teknikal dan faktor fundamental penulis sendiri.

#GlobalResearch: Mario Draghi Speak, Presiden ECB dan Prediksi Imbasnya terhadap Rupiah !

#MarioDraghiSpeak, #PresidenECB European Central Bank, dan #PrediksiUSDIDR
 

Keputusan ECB dengan tetap mempertahankan suku bunga rendahnya menyebabkan USD menguat tajam terhadap EURO malam hingga dini hari ini (menyentuh hingga 1.118x). Pelambatan ekonomi menjadi faktor utama sehingga perlu tetap menjaga zona euro dengan tetap menjaga rendahnya tingkat suku bunga.

Menurut analisis, Mario Draghi dan para pengambil keputusan ECB bisa jadi menargetkan lebih cepat pengucuran dana murah untuk bank-bank demi menggerakkan sektor riil masyarakat, sehingga target likuiditas tercapai yang akan menaikkan gengsi euro itu sendiri sebagai mata uang global dan itu bisa terjadi pada bulan September 2019.

Bagaimana dengan rupiah pagi ini nanti (mulai per 8 Maret 2019)? saya menganalisis rupiah (IDR) akan mengalami pelemahan terhadap USD dan bisa menembus di level 14500 di antara bulan Maret hingga September ini. Yang menjadi kemungkinan faktor utamanya adalah pelambatan ekonomi global, mahalnya USD, dan murahnya EURO (di kawasan Uni Eropa) akibat keputusan ECB tersebut sehingga bisa mempengaruhi pendapatan ekspor impor untuk target kawasan Uni Eropa.

#KomparasiAnalisisUSDIDR
#KomparasiAnalisisEUROUSD
#GlobalReseach
#USDIDRResearch
#Fitrullah

Global Society Care: Penderita Diabetes (yang Sudah Suntik Insulin pun) Bahagia Saat Tahu Kadar Gulanya Turun dari 270 menjadi 204 secara Natural!!

#GlobalSocietyCare
Saya sudah terbiasa menghadapi begitu macam penyakit di masyarakat, termasuk Diabetes Mellitus. Siapa yang tidak takut jika terindikasi Diabetes? siapapun akan merasa ngeri jika divonis menderita diabetes. 

Sebut saja mr XY dari sebuah kota di pantura. Mr XY ini menderita diabetes sejak lama dan akhirnya beliau harus melakukan suntik insulin selama hidupnya. Pertemuan kami juga mungkin sudah Kehendak Allah sehingga begitu mudah untuk itu.

Sering saya menghadapi anggota masyarakat pengidap diabetes yang sudah suntik insulin, jadi saya berusaha untuk memotivasi beliau untuk sabar menghadapi sakit ini.
Dari kaki yang terasa lunak kalau disentuh (saat ditekan kulit kaki maka bekas tekanan tersebut sulit kembali ke bentuk normalnya), menjadi kenyal normal kembali saat ini. Betapa bahagianya beliau melihat perubahan itu. 

Dan saatnya saya mengedukasi beliau tentang semangat untuk hidup bersama diabetes. Setelah saya telusuri sistem syaraf yang ada, ternyata ada satu titik syaraf yang terindikasi lemah yaitu di area paha. Di titik syaraf itulah saya mengetahui jika penyakit diabetes ini mulai mengganggu kinerja leher hingga kepala. Dan benar adanya jika beliau mengalami gangguan di sekitar leher dan kepala. Setelah saya sentuh titik syaraf tersebut, area leher hingga kepala merasa ringan dan dingin segar. Beliau tampak senang akan perubahan tersebut. Tidak hanya itu saja ketika dilakuan pengukuran kadar gula darah menggunakan alat tes strip, menunjukkan perubahan signifikan akan kadar gula darah beliau, dari 270 (pengukuran pada malam harinya) menjadi turun hingga 216 dan kemudian turun lagi menjadi 204. Kepala dan leher yang rasanya berat sebelumnya menjadi ringan dan segar.

Betapa senangnya beliau melihat perubahan itu dan menjadi lebih bersemangat dalam menghadapi diabetes yang dideritanya selama ini. Dan ternyata tanpa suntik insulin pun, kadar gula darah beliau bisa turun hingga 204 !.
Saya bahagia rasanya menyaksikan beliau makin bersemangat atas penyakit diabetes yang diderita selama ini, dengan harapan semoga ke depan suntikan insulin bisa ditinggalkan dan mampu hidup normal secara natural.

#GlobalSocietyCare
#DiabetesMellitus
#SuntikanInsulin
#Fitrullah

#SelfReminder: Jongkok dan Sebuah Penghambaan Diri atas Ridho Tuhan Yang Maha Kuasa


#Jongkok dan #SebuahPenghambaanDiriatasRidhoTUHANYANGMAHAKUASA
 
Saat itu saya mempresentasikan sebuah riset. Responnya luarbiasa.
Tatkala sesudah akhir presentasi, tampak salah seorang diantara pendengar presentasi tampak kesakitan, segera saya menghampiri beliau. Saya tanyakan ada apa gerangan, beliau menjawab memang ada gangguan sakit bertahun-tahun di salah satu bagian organ tubuhnya.
Saya pun berjongkok segera untuk menelusuri jalur-jalur syaraf yang ada, mengamati, dan menyentuh hingga saya berdiri kembali. Beliau merasa nyaman dan enakan seketika 1 menit tersebut. Para hadirin presentasi kaget melihat saya jongkok di tengah presentasi tersebut setengah tidak percaya. Beliau-beliau mengatakan pada saya mengapa saya rela jongkok demi mendengar keluhan salah seorang peserta presentasi, padahal ini forum resmi dengan kedudukan yang terhormat dan setara?
Saya pun menjawab dengan senyuman: "Benar bapak bapak hadirin sekalian ini forum resmi presentasi, yang akan membuahkan hasil luarbiasa. Namun ini juga ujian bagi saya untuk seimbang sebagai seorang manusia yang memiliki nurani atas sesuatu di sekitar saya. Kita semua sama di mata Allah, harus mengabdi atas ridho Allah. Jongkok bukanlah sesuatu yang harus dibanggakan atas pelayanan hati terhadap sesama, namun terlebih lagi hanya demi penghambaan diri terhadap Allah semata akan tugas kita terhadap sesama manusia.
Jika kita jumawa (sombong), tidak mau membasuh/ bersimpuh di depan hamba-hamba manusia lainnya, maka sulit bagi kita untuk menyadari Kebesaran Allah SWT. Ini pelajaran hidup bagi saya untuk tetap mawas diri"

Salah satu dari Beliau-beliau: " Ya, Allah, sungguh luarbiasa dirimu Nak bisa memiliki pemikiran seperti itu. sangat sulit saya temui orang-orang muda sepertimu memiliki kematangan pemikiran hidup seperti ini. Saya pun baru menyadari tentang hidup di saat sukses seperti ini dan itu pun masih jauh dari konsep Anak yang terpapar di depan saya. Jujur saja saya hormat pada Anda".

Saya:" Terima kasih Pak atas semuanya. Semua tidak semata untuk tujuan presentasi ini, semua fana, semua jalan hidup dan di situlah kepekaan kita untuk dapat seimbang dalam perjalanan hidup. Saya masih jauh dengan kekurangan, masih perlu banyak belajar, mawas diri, agar tidak silau dengan gemerlap di sekitar saya.".

Itulah kisah saya tentang jongkok yang memang harus saya lakukan demi menguji diri saya atas pelayanan manusia terhadap hamba-Nya, demi mendengar, membaca, dan bertindak sesuai ridho-Nya. Tidak ada yang istimewa untuk itu, karena memang harus seperti itulah manusia terhadap hatinya pada ridho TuhanNya.
 
#Jongkok dan #SebuahPenghambaanDiriatasRidhoTUHANYANGMAHAKUASA
#Fitrullah 

#SelfReminder: Bakti Kita pada Orangtua itu Mutlak Kewajiban Kita!

Saya tidak kerja di manapun juga tidak berpenghasilan rutin yang pasti tiap bulannya, tapi ingin sekali menafkahi orangtua saya. Ada saja jalan untuk itu atas ridho Allah, karena saya benar-benar ingin bertanggungjawab atas orangtua saya sejak awal. Jangan sia-siakan orangtua kita kawan. Meski hujan sekalipun atau tanpa mobil/ motor sekalipun, saya berusaha untuk datang saat dipanggil orangtua secepat saat saya masih kecil dahulu.
 
Seperti tempo hari saat kompor gas rusak, segera saya membelikan kompor gas baru dari uang saya yang ada, dan membetulkan selangnya agar orangtua saya nyaman meski jarak kami antara 100 km an. Itulah anak terhadap orangtua. 
Apakah itu semua cukup membuat saya dapat dicap sebagai anak berbakti? Saya rasa sangat belum cukup, karena ketulusan orangtua saya dalam merawat dan mendidik saya sejak dalam kandungan hingga mampu mandiri itu tiada terhingga, tak ternilai.  
 
Saya bercerita untuk memberi tahu saya sendiri bahwa betapa kecilnya saya atas itu dan mungkin tidak akan pernah bisa membalas jasa-jasa orangtua saya. Saya menaruh hormat pada orangtua, jadi wajar kalau saya marah luarbiasa pada seseorang yang mendurhakai orangtuanya dan saya tidak akan segan untuk menegur secara langsung.
Kesuksesan seorang anak itu dari orangtua, bukan dari kepintarannya. Tempaan hidup dan kasih sayang orangtua adalah siraman doa yang memupuk masa depan seorang anak. Jadilah anak yang berbakti, jangan sombong atas jabatan dan kuasa kita. Jika diri kita merasa sombong dan bangga atas kuasa jabatan kita, ingatlah pesan orangtua kita selama mendidik kita.

Jikalau diri kita merasa kuasa atas jabatan atau kesuksesan kita, cobalah berkacak pinggang di depan orangtua kita dengan segala keangkuhan kita, niscaya diri kita sudah membuka pintu kehancuran kita.
 
#SelfReminder
#Fitrullah