#AntigingResearchFitrullah
Daily note of my personal independent journey to understand the greatness of science in order to have blessing from God Almighty and give benefits to Indonesian and to the world - fitrullah
f11a4da3e827.html
Ketikkan yang ingin Anda Cari!
USDIDR and Other Currency Research (untuk Keseimbangan Sektor Riil dan Non Riil)
#RiilResearch (Antiaging Research): to keep my skin healthy as well as the Prinz‘s Health
#AntigingResearchFitrullah
Global Society Care: Membantu Penderita Kanker Payudara Stadium 5.
(fitrullah)
Riset Penjernihan Perairan Tercemar yang Sukses Sebelumnya.
Permukaan air ini diuji rabu sebelum tanggal 13 Agustus 2017, dengan tuangan solar hingga menutup permukaan airnya (tanggal pembuatan catatan riset per 13 Agustus 2017).
Hari ini dipantau (tanggal 13 Agustus 2017), permukaan cemaran solar sudah pecah dan sudah tidak berbentuk larutan solar lagi tapi berbentuk padatan yang terapung berwarna putih. Ini terobosan baru dalam riset ini, agar mencari solusi atas pencemaran air yang ada di permukaan bumi secara organik.
(#diriset oleh fitrullah)
#Kebenaran_yang_Terungkap
Diamnya dinding vas batu, bukan diam menyaksikan kesedihan.
Sangat tinggi kesabaran sebuah vas batu tersebut dibalik penantian panjangnya.
Satu per satu saksi akan peristiwa tersebut, dijauhkan oleh alam sendiri,
sebagai penanda bahwa butuh ujung jarum yang teramat runcing untuk membuka tabir dinding vas batu tersebut.
membasahi dinding vas batu tersebut di tengah kesendiriannya.
Malam demi malam, siang demi siang, dari masa ke masa, dari zaman baju Majapahit hingga baju modern.
Kulihat dari bawah ke atas, dia menangis sungguh merindu.
Kulihat samar kepakan elang persegi yang bersinar dari dimensi yang terbuka.
Beliau tersenyum....Daun tersenyum...vas batu pun menangis bahagia.
Ada dua amanat alam,
Satu belum terlaksana, yang kedua dalam prosesnya.
Itu suratan alam yang tergenggam beratus tahun lamanya,
dimana sungguh sulit meletakkan dasar amanat-Nya.
Satu per satu telah pergi meninggalkan itu semua,
kini hanya tinggal setitik jiwa yang tersenyum atas Kebenaran yang Terungkap.
(fitrullah)
RISET AYAM 100% NATURAL
Rasa penasaran untuk terus mencari solusi akan produktivitas ayam secara 100% natural merupakan motor penggerak riset ini.
Ini saya rasa sangat penting untuk dapat mencapai #KetahananPangan yang optimal.
RISET ANALISIS GLOBAL UNTUK KESEIMBANGAN SEKTOR NON RIIL DAN SEKTOR RIIL
Note: Perhatikan tanggalnya di bawah grafik bahwa saat saya menganalisis, grafik global belum terlihat (gambar 1).
Menganalisis pergerakan global dimulai dari detik itu juga untuk prediksi ke depan? Ingat, riset ini tanpa menggunakan forecasting! Inilah riset saya untuk menjawab tantangan jaman di era globalisasi, terus mengkaji, mengkoreksi, dan terus improvisasi setiap hari selama bertahun-tahun, untuk terus mencari benang merah hubungan antara Sektor Non Riil dengan Sektor Riil. Riset yang saya akui sangat rumit dari semua riset saya selama ini.
Dengan data analisis ini kita mampu melindungi Sektor Riil dari Gejolak Global.
Catatan: sektor riil= peternakan, pertanian, ukm, dll yang bersifat riil.
#RisetAnalisisGlobal
(Riset ini dipersembahkan oleh fitrullah untuk Ibu Pertiwi)
100% Natural Chicken Research
#100%NaturalChickenResearch
Tidak ada yang tidak mungkin untuk sebuah produktivitas ayam secara natural, irit pakan, dan tahan penyakit.
Manusia dan Ujiannya masing-masing
Manusia....
Seolah menyadari kekhilafannya di saat terpuruk, entah apapun itu model terpuruknya.
Namun sering mengingkari di saat ada sedikit lepas dari keterpurukan.
Kemudian terpuruk lagi entah cepat atau lambat.
Tidak juga paham bahwa hanya ada sedikit jalan keluar saat itu, untuk memahami ilmu hidup yang sebenarnya.
Hampir banyak saya menyaksikan hal demikian, selalu dan selalu.
Karena hanya sedikit yang menyadari dan paham sejak awal.
Manusia....dengan segala keterbatasannya namun tak terhingga kurnia-Nya jika mau merenung dan totalitas. (fitrullah)
Riset Ayam secara Natural dan Irit Biaya Pakan
#HasilRisetAyamNatural
Pakan sangat irit (dari natural semua), bertelur, terus menetas, kemudian dipacu cepat pertumbuhannya lalu bertelur lagi dan seterusnya. Biarkan saja pola ini, lihat hasilnya nanti.
Ini riset sangat penting di tengah #MewahnyaTelurdanAyam akhir2 ini. Kemandirian itu penting.
ISTRI ADALAH CERMINAN SUAMI, dan SEBALIKNYA, SUAMI ADALAH CERMINAN ISTRI
Pria dan wanita disatukan dlm ikatan pernikahan adalah untuk penggenap 100% agama. 50% ada di pria dan 50% ada di wanita.
Wanita itu lembut secara kodrati krn itu wanitalah yg dianugerahi Allah untuk melahirkan bayi yg lembut. Hanya unsur sejenis yg mampu memahami sifat unsur sejenisnya. Kulit bayi, perasaan bayi, gerakan bayi dll semuanya serba lembut.
Dorongan fitrah seorang wanita yg menjadi ibu, akan segera menyiapkan makanan terbaik yg dimaksud bayinya. Jiwa ruhaniah yg ditanamkan Allah adalah berasal dari rahim wanita (ibu). Sangat jelas mengapa ibu memiliki garis ruhaniah kuat terhadap bayinya dan karena itulah restu seorang ibu adalah doa jalan sukses seorang anak.
Hubungan wanita dan pria dlm mahligai perkawinan itu bukan sekadar masalah hak dan kewajiban suami istri, melainkan pada tujuan dari perkawinan itu sendiri, yaitu bersama2 mengharap ridho dan tunduk pada hukum Allah dalam mengarungi bahtera rumah tangga.
Hal ini sesuai dengan fitrah manusia bahwasanya manusia diturunkan ke dunia adalah tidak lain untuk beribadah pada Allah.
Kenapa wanita (istri) tergerak untuk memberi yg terbaik untuk suaminya, begitu juga sebaliknya? Itu tidak lain karena masing2 sudah menjadi 100% keutuhan saling melengkapi.
Istri sebagai wanita, memiliki perbandingan rasa : akal = 9:1, sedang suami sebagai pria memiliki rasa : akal = 1:9.
Wanita tanpa pria, cenderung kurang berfikir logis, nalar, atau yang membutuhkan fungsi akal. Namun rasa sangatlah tajam. Hal ini rawan terumbarnya hawa nafsu.
Sedang pria sebaliknya, cenderung kurang mampu berperasaan setajam wanita, namun pastilah tajam akal fikirannya. Hal ini rawan angkara murka sombong angkuh tak terkendali.
Sangat jelaslah bahwa cermin suami adalah istri, dan cermin istri adalah suami. Masing2 harus belajar kekurangannya masing2, agar dapat selaras dalam ibadahnya pada Allah.
Itulah sejatinya pria dan wanita dalam fungsinya sebagai suami istri. Tidak boleh menyalahkan istri/ suami dengan menyebut kekurangannya, karena sesungguhnya apa yang tampak di istri itulah cerminan (gambaran) diri suaminya, begitu juga sebaliknya. Tegakkan sajalah tugas masing2 suami/istri untuk Allah semata, niscaya lawan pasangan kita akan berubah menjadi lebih baik atas ijin-Nya.
Jika seorang suami atau istri sudah begitu tulus beribadah kehadirat-Nya dan sementara pasangan masing2 belum juga berubah ke arah yg lebih baik menurut Allah, niscaya Allah memiliki rencana yang jauh lebih baik dan indah untuk masing2 insan menurut Allah SWT ke depannya.
Yang pasti itulah salah satu cara Allah dalam "mendidik dan menempa" masing2 manusia sesuai kadar kemampuannya masing-masing.
Jika dirasa ada kebenaran dalam tulisan ini, itu semata karena Allah Yang Maha Besar. Namun jika ada kekeliruan dalam tulisan ini, itu jelas karena kekurangan saya sebagai manusia biasa, mohon dimaklumi dan dimaafkan.
FITRULLAH
the researcher
Ide Inovasi saya: "DESAIN ALAT PENURUN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DENGAN TEKANAN BERBASIS SENSOR ELEKTRIK DI TITIK ACUPRESSURE ZUSANLI"
Sebuah Kepastian tentang Ilmu Pengetahuan Penurunan Kadar Gula Darah dalam 5 Menit secara Natural.
Membantu para penderita diabetes mellitus untuk tetap semangat berjuang di tengah sakitnya terutama dalam mengontrol kadar gula darah mereka adalah sebuah kewajiban sesama manusia.
Rasa percaya diri mereka yang muncul, untuk menjalani hidup ke depan di tengah sakit diabetes yang dideritanya, adalah kebahagiaan tersendiri dalam membantu sesama manusia.
Inilah bukti kegigihan untuk terus menggali ilmu pengetahuan di bidang penurunan kadar gula darah para penderita diabetes sehingga mereka terus semangat menjalani hidup ke depan.
#terusmengasahilmupengetahuan
Gempa dan Manusia
Gempa saling bersahutan...
dari pangkal hingga ujung, dari dasar hingga permukaan....
Beragam macamnya hingga bisa dirasakan banyak manusia di atasnya....
Gempa itu tanah yang bergetar, yang bergetar itu jiwanya.
Tidak menyatu antar tanah akibat jiwa tanah itu gelisah.
Manusia,
tersusun atas partikel tanah hingga membentuk daging dan tulang, dengan jiwa yang bersemayam di dalamnya.
Manusia dengan partikel tanah yang menyusunnya adalah sejenis dengan tanah yang dipijaknya, tanah kelahiran, tanah tumpah darah, tanah tempat memanjatkan doa.
Kegelisahan jiwa gempa adalah cerminan jiwa-jiwa manusia di atasnya.
Coba perhatikan dengan seksama, dari belahan bumi hampir semuanya ada gempa. Di satu sisi, banyak manusia yang tidak merasa sejiwa meski sama-sama berasal dari jenis yang sama, yaitu sama-sama dari tanah.
Jiwa yang bersemayam dalam raga (yang berasal dari tanah ini) merasa terpisah dari pemahaman keselarasan dengan raga lainnya (yang juga berasal dari tanah).
Ego dimunculkan, pembenaran tanpa instropeksi diagungkan, dan keselarasan kesejenisan diabaikan (meski paham sama-sama berasal dari tanah).
Gempa ini adalah cerminan diri kita semua, bahwa jiwa kita haus akan ikatan kuat kebersamaan di bawah naungan ridho Ilahi.
Masih belum sadarkah kita semua atas petunjuk alam ini?
Mari kita sama-sama instropeksi diri, mengakui kesalahan diri masing-masing, mendudukkan ego di titik paling dasar,.....
....selagi masih diberi waktu untuk itu....sebelum semuanya menjadi serba terlambat. Wallahu alam.
(fitrullah)



