f11a4da3e827.html

df36a31bf43d
"Dukungan Allah itu jauh lebih penting dari dukungan manusia manapun. Karena hanya sedikit manusia yang bisa tegak lurus sesuai ridho-Nya sehingga dukungan manusia tersebut bisa baik. Allah sebaik-baiknya pemberi dukungan karena semesta alam pun pasti mendukung". @Fitrullah Official ( Fit4global)

Ketikkan yang ingin Anda Cari!

USDIDR and Other Currency Research (untuk Keseimbangan Sektor Riil dan Non Riil)

Riset Ayam secara Natural dan Irit Biaya Pakan

#HasilRisetAyamNatural

Pakan sangat irit (dari natural semua), bertelur, terus menetas, kemudian dipacu cepat pertumbuhannya lalu bertelur lagi dan seterusnya. Biarkan saja pola ini, lihat hasilnya nanti.
Ini riset sangat penting di tengah #MewahnyaTelurdanAyam akhir2 ini. Kemandirian itu penting.

ISTRI ADALAH CERMINAN SUAMI, dan SEBALIKNYA, SUAMI ADALAH CERMINAN ISTRI

Pria dan wanita disatukan dlm ikatan pernikahan adalah untuk penggenap 100% agama. 50% ada di pria dan 50% ada di wanita.

Wanita itu lembut secara kodrati krn itu wanitalah yg dianugerahi Allah untuk melahirkan bayi yg lembut. Hanya unsur sejenis yg mampu memahami sifat unsur sejenisnya. Kulit bayi, perasaan bayi, gerakan bayi dll semuanya serba lembut.
Dorongan fitrah seorang wanita yg menjadi ibu, akan segera menyiapkan makanan terbaik yg dimaksud bayinya. Jiwa ruhaniah yg ditanamkan Allah adalah berasal dari rahim wanita (ibu). Sangat jelas mengapa ibu memiliki garis ruhaniah kuat terhadap bayinya dan karena itulah restu seorang ibu adalah doa jalan sukses seorang anak.

Hubungan wanita dan pria dlm mahligai perkawinan itu bukan sekadar masalah hak dan kewajiban suami istri, melainkan pada tujuan dari perkawinan itu sendiri, yaitu bersama2 mengharap ridho dan tunduk pada hukum Allah dalam mengarungi bahtera rumah tangga.
Hal ini sesuai dengan fitrah manusia bahwasanya manusia diturunkan ke dunia adalah tidak lain untuk beribadah pada Allah.

Kenapa wanita (istri) tergerak untuk memberi yg terbaik untuk suaminya, begitu juga sebaliknya? Itu tidak lain karena masing2 sudah menjadi 100% keutuhan saling melengkapi.
Istri sebagai wanita, memiliki perbandingan rasa : akal = 9:1, sedang suami sebagai pria memiliki rasa : akal = 1:9.
Wanita tanpa pria, cenderung kurang berfikir logis, nalar, atau yang membutuhkan fungsi akal. Namun rasa sangatlah tajam. Hal ini rawan terumbarnya hawa nafsu.
Sedang pria sebaliknya, cenderung kurang mampu berperasaan setajam wanita, namun pastilah tajam akal fikirannya. Hal ini rawan angkara murka sombong angkuh tak terkendali.
Sangat jelaslah bahwa cermin suami adalah istri, dan cermin istri adalah suami. Masing2 harus belajar kekurangannya masing2, agar dapat selaras dalam ibadahnya pada Allah.

Itulah sejatinya pria dan wanita dalam fungsinya sebagai suami istri. Tidak boleh menyalahkan istri/ suami dengan menyebut kekurangannya, karena sesungguhnya apa yang tampak di istri itulah cerminan (gambaran) diri suaminya, begitu juga sebaliknya. Tegakkan sajalah tugas masing2 suami/istri untuk Allah semata, niscaya lawan pasangan kita akan berubah menjadi lebih baik atas ijin-Nya.

Jika seorang suami atau istri sudah begitu tulus beribadah kehadirat-Nya dan sementara pasangan masing2 belum juga berubah ke arah yg lebih baik menurut Allah, niscaya Allah memiliki rencana yang jauh lebih baik dan indah untuk masing2 insan menurut Allah SWT ke depannya.

Yang pasti itulah salah satu cara Allah dalam "mendidik dan menempa" masing2 manusia sesuai kadar kemampuannya masing-masing.

Jika dirasa ada kebenaran dalam tulisan ini, itu semata karena Allah Yang Maha Besar. Namun jika ada kekeliruan dalam tulisan ini, itu jelas karena kekurangan saya sebagai manusia biasa, mohon dimaklumi dan dimaafkan.

FITRULLAH
the researcher

Ide Inovasi saya: "DESAIN ALAT PENURUN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DENGAN TEKANAN BERBASIS SENSOR ELEKTRIK DI TITIK ACUPRESSURE ZUSANLI"


Atas berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa, saya berinisiatif membuka riset inovatif seperti tersebut di bawah ini: 

"DESAIN ALAT PENURUN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DENGAN TEKANAN BERBASIS SENSOR ELEKTRIK DI TITIK ACUPRESSURE ZUSANLI"



Saya yakin sepenuhnya bahwa riset ini akan sangat bermanfaat bagi misi kemanusiaan baik di Indonesia maupun secara Global nantinya. Tidak lain dan tidak bukan dari nurani saya terdalam adalah kemanfaatan secara nyata bagi perikehidupan manusia ini dari seluruh riset-riset saya. Bismillah.


Sebuah Kepastian tentang Ilmu Pengetahuan Penurunan Kadar Gula Darah dalam 5 Menit secara Natural.

Membantu para penderita diabetes mellitus untuk tetap semangat berjuang di tengah sakitnya terutama dalam mengontrol kadar gula darah mereka adalah sebuah kewajiban sesama manusia.
Rasa percaya diri mereka yang muncul, untuk menjalani hidup ke depan di tengah sakit diabetes yang dideritanya, adalah kebahagiaan tersendiri dalam membantu sesama manusia.

Inilah bukti kegigihan untuk terus menggali ilmu pengetahuan di bidang penurunan kadar gula darah para penderita diabetes sehingga mereka terus semangat menjalani hidup ke depan.
#terusmengasahilmupengetahuan

Gempa dan Manusia

#Gempa_dan_Manusia

Gempa saling bersahutan...
dari pangkal hingga ujung, dari dasar hingga permukaan....
Beragam macamnya hingga bisa dirasakan banyak manusia di atasnya....
Gempa itu tanah yang bergetar, yang bergetar itu jiwanya.
Tidak menyatu antar tanah akibat jiwa tanah itu gelisah.


Manusia,
tersusun atas partikel tanah hingga membentuk daging dan tulang, dengan jiwa yang bersemayam di dalamnya.
Manusia dengan partikel tanah yang menyusunnya adalah sejenis dengan tanah yang dipijaknya, tanah kelahiran, tanah tumpah darah, tanah tempat memanjatkan doa.
Kegelisahan jiwa gempa adalah cerminan jiwa-jiwa manusia di atasnya.

Coba perhatikan dengan seksama, dari belahan bumi hampir semuanya ada gempa. Di satu sisi, banyak manusia yang tidak merasa sejiwa meski sama-sama berasal dari jenis yang sama, yaitu sama-sama dari tanah.
Jiwa yang bersemayam dalam raga (yang berasal dari tanah ini) merasa terpisah dari pemahaman keselarasan dengan raga lainnya (yang juga berasal dari tanah).
Ego dimunculkan, pembenaran tanpa instropeksi diagungkan, dan keselarasan kesejenisan diabaikan (meski paham sama-sama berasal dari tanah).
Gempa ini adalah cerminan diri kita semua, bahwa jiwa kita haus akan ikatan kuat kebersamaan di bawah naungan ridho Ilahi.
Masih belum sadarkah kita semua atas petunjuk alam ini?
Mari kita sama-sama instropeksi diri, mengakui kesalahan diri masing-masing, mendudukkan ego di titik paling dasar,.....
....selagi masih diberi waktu untuk itu....sebelum semuanya menjadi serba terlambat. Wallahu alam.
(fitrullah)

Berharganya 1 buah jeruk melebihi harga emas 10 gram 24 karat, Itu riset saya.

Untuk sekian kalinya saya terpaksa menunjukkan betapa hebatnya kekuatan natural. Dari sesuatu yang terkesan remeh, namun sanggup membuat takjub anggota masyarakat tempo hari. Hal ini kadang saya tunjukkan dengan tujuan bahwa ilmu itu tak ternilai bahkan dari hanya sebutir buah jeruk. Inilah riset saya sebagai perisai untuk situasi kritis sekalipun ke depan, yang akan dapat menyelamatkan banyak masyarakat nantinya.

GLOBAL SOCIETY CARE (Diabetes Mellitus): Alhamdulillah, beliau sudah normal kadar gulanya 2 minggu ini di area 102, tanpa Minum Obat selama ini.


Sulit bagi saya mengatur waktu di antara kesibukan riset saya. Namun saya pasti akan berusaha meluangkan sedikit waktu untuk terus menolong anggota masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Seperti halnya mr Ctm berikut yang mengalami stroke dengan beragam komplikasi menurut riwayat medis yang ditunjukkan pada saya. Entah bagaimana ceritanya, istri beliau berusaha mencari saya meski belum mengenal sama sekali sebelumnya. Setelah pencarian berhari-hari, barulah istri beliau menemukan saya.
Saya butuh waktu berfikir sejenak untuk bisa menolong, karena alur kejadian adalah penting dengan segenap aktivitas bersangkutan yang dilakukan selama ini sehingga menyebabkan kelumpuhan tersebut (stroke). Akhirnya berapa hari kemudian, saya memutuskan untuk menolongnya karena ridho Allah sudah turun.

Alhamdulillah, setelah saya membantu totok syaraf di sistem diabetes mellitus, beliau akhirnya mengalami perubahan bagus, bisa berjalan walau terbatas, bergerak kaki dan lengannya, dan yang terpenting adalah kadar gula darahnya relatif stabil hingga beberapa hari terakhir (kira-kira 2 mingguan).
Pagi ini Beliau menangis dengan menggenggam tangan saya karena merasa bersyukur atas Allah SWT. Saya katakan pada beliau: " Allah adalah segalanya dan tidak mungkin Allah memberi ujian sakit seperti ini selain agar Bapak konsentrasi beribadah, berdoa, dan berdzikir atas Allah. Dengan diam begini maka Bapak memiliki banyak kesempatan untuk melakukan itu semua. Semoga Allah senantiasa memberi kita semua hidayah-Nya". Beliaupun makin erat menggenggam tangan  saya sembari menangis.

Hal-hal beginilah yang membuat saya ingin terus menggali ilmu Allah, ilmu syariat untuk lebih jauh mengenal Allah dan seluruh kehidupan ini. (fitrullah)

METODOLOGI RISET


Demi memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat dan turut andil mencerdaskan kehidupan bangsa, maka saya berinisiatif untuk menyusun sebuah #MetodologiRiset yang menjadi acuan saya selama ini.
(fitrullah)

note: gambar diambil dari internet sebagai ilustrasi

Riset Ayam Natural: Pakan se-Natural mungkin, 100% menetas kurang dari 21 hari, Tanpa pemanas lampu untuk DOC!

Meski tanpa lampu pemanas, juga daya dukung sumber pakan dari alam sekitar seefisien mungkin (daun liar dan lain-lain), ayam riset ini pun tetap bisa bertelur dan menetas 100% dalam waktu kurang dari 21 hari. (fitrullah)

Riset Ayam Natural: "Mencetak" Ayam agar bisa hidup dari Daya Dukung Alam Sekitar itu sebuah Teknologi Rumit.

 


Parameter khusus yang digunakan adalah pakan dan listrik seefisien dan seminim mungkin. Ini penting untuk mencari titik balik pertahanan ayam itu sendiri dari kondisi (pakan+listrik) yang seefisien mungkin, namun dapat tumbuh berkembang baik.  (fitrullah).