f11a4da3e827.html

df36a31bf43d
"Dukungan Allah itu jauh lebih penting dari dukungan manusia manapun. Karena hanya sedikit manusia yang bisa tegak lurus sesuai ridho-Nya sehingga dukungan manusia tersebut bisa baik. Allah sebaik-baiknya pemberi dukungan karena semesta alam pun pasti mendukung". @Fitrullah Official ( Fit4global)

Ketikkan yang ingin Anda Cari!

USDIDR and Other Currency Research (untuk Keseimbangan Sektor Riil dan Non Riil)

Tampilkan postingan dengan label waktu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label waktu. Tampilkan semua postingan

Ketika Manusia Berada Dalam Pusaran Waktu...

#Riset_Kehidupan


Dalam sebuah teori pusaran, tersebutlah bahwa area yang terdampak besarnya gesekan adalah area yang semakin jauh dari pusaran.
Area yang sangat tenang dalam sebuah teori pusaran adalah area pusat pusaran.
Artinya: semakin jauh dari titik pusat pusaran, maka makin besar pula gaya gesek yang dialami partikelnya, begitu pula sebaliknya.
Jika seorang manusia berada makin jauh dari pusat pusaran, maka makin kencang gesekan yang dialaminya, makin kencang perputaran dirinya dalam melingkari pusat pusaran.
Dunia ini sangat cepat berputar. Memabukan bagi siapa saja yang berada di dalamnya. Haru dinamika dan berbagai suka duka dalam kehidupan dunia, sangatlah cepat dan bermilyar ragamnya. Sungguh cepat tak terkira.

Menurut pusaran waktu, seorang manusia hendaknya "bersedia" ketika Sang Khalik meletakkan dirinya keluar dari lingkaran terjauh dari pusaran waktu, menuju pendekatan pada pusaran waktu. Bayangkan saja sakitnya manusia, ketika dia harus keluar sejenak dari lingkaran kebiasaannya menuju lingkaran yang lebih dekat dengan pusaran waktu, yang notabene di luar lingkaran kebiasaannya.
Di saat seorang manusia "meloncat/dipaksa" oleh Sang Khalik, maka serasa enggan untuk keluar dari lingkaran kebiasaannya semula. Manusia cenderung enggan "berpisah sejenak" dari lingkaran semula. Padahal semakin menuju pusaran, makin tenang seorang manusia dalam berjalan atas waktu
Seorang manusia terkadang tidak menyadari, tidak mau berkorban atas dirinya, untuk meninggalkan sejenak lingkar kebiasaannya, menuju ketenangan ruhani yang hakiki, mencoba untuk mendekat pada pusat pusaran waktu. Takut meninggalkan kecepatan lingkar yang dilaluinya, kecepatan lingkar suksesnya, kecepatan lingkar kehidupannya.

Padahal sesungguhnya, manusia membutuhkan ketenangan ruhani yang hakiki, yang jauh dari lingkar hingar bingar kehidupan, agar kehidupan bisa selaras.
Keluar menjauh dari pusat pusaran waktu pun sangat tidak baik. Karena "eksitasi" ini dapat melempar seorang manusia dari fitrah waktunya. Meskipun energi yang dihasilkan sebesar energi atom pun, namun energi menuju pusat pusaran jauh lebih besar lagi.
Inilah pengorbanan seorang manusia dalam mempertahankan eksistensinya dalam kehidupan ini. Pengorbanan dalam mencoba mendekati pusat pusaran waktu, mencoba mencapai ketenangan dalam pusaran waktu yang luarbiasa ini.

Jika setiap manusia dapat mengikuti pola pendekatan ke arah pusat pusaran waktu, maka akan damai sentosa peri kehidupan ini. Manusia akan menyadari arti dirinya dalam kehidupan ini, dapat menyadari setiap maksud Tuhan dalam segala lini kehidupannya, sehingga menghasilkan manusia-manusia yang bijaksana dalam kehidupan.
Sesungguhnya Sang Waktu diciptakan tidaklah selain untuk lebih mendekatkan diri pada Tuhan Yang Maha Pencipta, bukan untuk makin menjauh dari-Nya.
 
#Wallahualam
#Daily_notes 
(fitrullah)

#SelfReminder: WAKTU

>>>>>>>>>"WAKTU"<<<<<<<<><< 


Waktu sedang "Jaya" kita merasa banyak teman di sekeliling kita.
Waktu sedang "Berkuasa" kita percaya diri melakukan apa saja.
Waktu sedang "Tak Berdaya" barulah kita sadar siapa saja sahabat sejati yang ada.
Waktu sedang "Jatuh" kita baru sadar selama ini siapa saja teman yang memperalat dan memanfaatkan kita.
Waktu sedang "Sakit" kita baru tahu bahwa sehat itu sangat penting, jauh melebihi harta.
Manakala "Miskin" kita baru tahu jadi orang harus banyak memberi/ menderma & saling membantu.
Masuk "Usia Tua" kita baru tahu kalau masih banyak yang belum dikerjakan.
Saat "di Ambang Ajal" kita baru tahu ternyata begitu banyak waktu yang terbuang sia-sia.
Hidup tidaklah lama,
Sudah saatnya kita bersama-sama membuat
HIDUP LEBIH BERHARGA.
Saling menghargai, saling membantu, saling memberi, saling mendukung. Jadilah teman setia tanpa syarat ...

Jangan saling memotong & menggunting sesama teman...
Tunjukkanlah bahwa anda masih mempunyai Hati Nurani yang tulus. Jauhkan niat jahat untuk mencelakai atau memfitnah.
Jauhkan niat memaksa seseorang melakukan suatu hal untuk kepentingan pribadi kita.
Apa yang ditabur itulah yang akan dituai.
Tuhan tidak pernah menjanjikan bahwa langit itu selalu biru, bunga selalu mekar, dan mentari selalu bersinar.
Tapi ketahuilah bahwa Tuhan selalu memberi pelangi di setiap badai,
senyum disetiap air mata,
Rahmat & berkat di setiap cobaan, dan jawaban di setiap doa......
Jangan pernah menyerah, terus berjuanglah, Life is so beautiful....
Hidup bukanlah suatu tujuan, melainkan sebuah perjalanan.
Saudaraku,.............
Indahnya hidup bukan karena banyak orang mengenal kita, namun berapa banyak orang yang bahagia mengenal kita.
Serta juga bagaimana kita bisa menyikapinya, berusaha berbuat baik juga positif dalam bertindak adalah kunci sukses.
Semoga bermanfaat...👍

Dishare oleh:
#FITRULLAH
#SelfReminder