f11a4da3e827.html

df36a31bf43d
"Dukungan Allah itu jauh lebih penting dari dukungan manusia manapun. Karena hanya sedikit manusia yang bisa tegak lurus sesuai ridho-Nya sehingga dukungan manusia tersebut bisa baik. Allah sebaik-baiknya pemberi dukungan karena semesta alam pun pasti mendukung". @Fitrullah Official ( Fit4global)

Ketikkan yang ingin Anda Cari!

USDIDR and Other Currency Research (untuk Keseimbangan Sektor Riil dan Non Riil)

Data Referensi DIABETES MELLITUS RESEARCH: Konsumsi Gula Berlebihan dapat menyebabkan Kanker!


The World Cancer Research Fund/American Institute for Cancer Research (WCRF/AICR), menyarankan agar mengurangi konsumsi gula untuk mencegah kanker. Seperti kita tahu bahwa fruktosa yang sampai ke hati akan dirubah menjadi lemak. Hal ini menghasilkan apa yang dinamakan resistensi insulin yang kemudian menyebabkan kegemukan dan masalah kesehatan seperti diabetes, penyakit jantung, dan beberapa macam kanker. Inilah mengapa ketiga hal ini yaitu kegemukan, diabetes dan kanker sering dihubungkan.
Semuanya bermula dari konsumsi gula yang berlebihan, yang dirubah menjadi lemak dalam tubuh yang menyebabkan kegemukan dan juga diabetes dan akhirnya kanker. Karena itu orang yang memiliki berat badan berlebih dan menderita diabetes mempunyai resiko terkena kanker lebih tinggi dari pada yang tidak gemuk dan tidak menderita diabetes.
Bagaimana gula dapat menyebabkan kanker? Hal ini telah dibuktikan oleh sebuah hasil penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2005 di jurnal Cancer Research dimana peneliti ini menemukan bagaimana kanker mudah memetabolisme fruktosa untuk meningkatkan perkembangbiakannya.
Secara physiology, mekanisme ini terbentuk dari resistensi insulin tadi. Dimana akibat
terjadinya resistensi insulin menyebabkan pankreas mengeluarkan lebih banyak insulin. Dan insulin ini mendorong pertumbuhan dari cell tumor. Hal ini kemudian menjadi alasan kenapa gula itu dikatakan sebagai makanan dari kanker.
Secara simpelnya bisa dikatakan gula  dapat menurunkan fungsi hati  dan fungsi immune juga ikut turun,  hal ini kemudian meningkatkan resiko terkena kanker. Demikianlah bagaimana gula ini sangat berbahaya. Karena itu menghindari atau mengurangi konsumsi gula adalah tindakan yang bijaksana untuk bekal hidup sehat.
Beberapa jenis kanker ini dikatakan positif memiliki hubungan dengan konsumsi gula adalah kanker rongga mulut, kanker lambung, kanker kolorektal, kanker usus, kanker payudara, kanker tiroid, dan kanker saluran pernafasan.
Semoga bermanfaat.
Referensi:
-Anderson, 2013. Cancer: 50 Essential Things To Do. A Plume Book. Penguin Publisher, USA.
-Jurnal ilmiah.
Profil Penulis:
Andi Sri Suriati  Amal, biasa dipanggil Inci, lahir di Bone, 2 April 1973. Sementara ini berdomisili di Kuala Lumpur, Malaysia. Buku solonya berjudul Role Juggling, Perempuan Sebagai Muslimah, Ibu dan Istri diterbitkan oleh Gramedia tahu 2013. Ibu empat anak ini dapat dihubungi di http://inci73.wordpress.com atau lewat facebook-nya (Andi Sri Suriati Amal).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar