f11a4da3e827.html

df36a31bf43d
#ForeignExchangeShield #USDIDRResearch #GlobalAnalysisResearch #RealResearch #Fit4GlobalSocietyCare #SelfReminder

USDIDR and Other Currency Research (untuk Keseimbangan Sektor Riil dan Non Riil)

Global Society Care: Kesembuhan itu dari sisi-Nya dan atas Karunia-Nya pula Kesembuhan itu dapat terjadi meski misal Penyakit itu dikenal Tiada Obat Sekalipun.


 Dudukkan dulu permasalahan. Buka hati kita dan jujurlah pada diri sendiri, apa diri kita ingin sembuh atau tidak. Sampai di titik ini pun belum cukup, karena akan diuji atas keridhoan Allah SWT.

Banyak anggota masyarakat yang berusaha saya sadarkan bahwa sembuh bukanlah tujuan utama dari ujian penyakit yang diberikan Allah padanya. Ada tujuan Allah yang jauh lebih besar selain daripada sembuh, yaitu SEBUAH PROSES UNTUK MERUBAH DIRI MENJADI LEBIH BAIK.
Sepengalaman saya dalam membantu masyarakat yang tersebar seluruh Indonesia, masyarakat cenderung memiliki tujuan sembuh semata tapi melenakan INSTROPEKSI DIRI MENJADI LEBIH BAIK.
Sungguh Allah tiada pernah salah dalam memberi ujian penyakit atas tiap insan yang dikehendaki-Nya, dan saya pun melihat selalu ada yang salah di tiap individu penderita sakit. Hal itu bisa dari sikap berlebihan atas konsumsi makanan, gaya hidup berlebihan, sikap sombong, pembenci, dan lain sebagainya.

Tiada ilmu pengobatan yang sempurna di muka bumi ini, karena semua ilmu pengobatan hanyalah sebatas sarana. Ilmu herbal dan sejenisnya pun demikian, tiada yang sempurna. Jadi jika ada kesombongan, angkuh tanpa menundukkan diri atas ridho Allah SWT dalam proses penyembuhan penyakit, itu sama saja tidak menyadari arti penyakit yang ditimpakan atas insan bersangkutan.
Jangan percaya saya tapi telaah seluruh perkataan saya untuk dapat keluar dari penyakit ini, karena yang paling benar adalah segala sesuatu yang berasal dari sisi-Nya, Tuhan Semesta Alam.

Manusia itu banyak salah dan dosanya, jadi jika sebuah pengobatan itu melalui perarntara seorang manusia maka seharusnya jiwa hatinya haruslah bersih dari sifat-sifat penguasaan materi duniawi. Tidak boleh seorang manusia satupun yang menjanjikan sembuh, karena sejatinya manusia itu tugasnya hanyalah berusaha sedang perkara hasil itu menjadi hak prerogatif Tuhan, bukan rana manusia. 
Kesembuhan itu dari sisi-Nya dan atas karunia-Nya pula kesembuhan itu dapat terjadi meski misal penyakit itu dikenal tiada obat sekalipun. Tiada yang tidak mungkin bagi Allah jika sudah berkehendak. Nah di sinilah manusia diuji saat Allah berkehendak, apakah manusia tersebut memiliki kehendak (nafsu) berlebihan atas kemampuan pengobatan? Jika ini terjadi, maka kehendak Allah yang Maha Suci tidak akan pernah mengalir ke hati sanubari manusia yang penuh nafsu tersebut. Karena itulah instropeksi diri itu menjadi utama, setulus-tulusnya, dan totalitas untuk berubah menjadi jauh lebih baik.

Bersabarlah atas ujian penyakit yang dihadapi. Pandang ujian tersebut dengan kasih sayang bahwa Allah masih memiliki sayang pada diri kita. Sesungguhnya perubahan jiwa sanubari adalah yang utama dalam proses kehidupan di muka bumi ini. 
Itulah yang selalu kukatakan kepada siapapun penderita sakit yang menemuiku untuk berdiskusi solusi kesembuhan : Peganglah Tuhan Semesta Alam, tiada yang lain.


FITRULLAH
Global Society Care

Tidak ada komentar:

Posting Komentar