f11a4da3e827.html

df36a31bf43d
"Dukungan Allah itu jauh lebih penting dari dukungan manusia manapun. Karena hanya sedikit manusia yang bisa tegak lurus sesuai ridho-Nya sehingga dukungan manusia tersebut bisa baik. Allah sebaik-baiknya pemberi dukungan karena semesta alam pun pasti mendukung". @Fitrullah Official ( Fit4global)

Ketikkan yang ingin Anda Cari!

USDIDR and Other Currency Research (untuk Keseimbangan Sektor Riil dan Non Riil)

Tampilkan postingan dengan label riset lesi jaringan otak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label riset lesi jaringan otak. Tampilkan semua postingan

Masih Ingat Mrs. Dh, Stroke diduga akibat Lesi Jaringan Otak? Beliau Membaik Saat ini!

Mrs. Dh minggu sore kemarin mulai jauh membaik!.
Beliau sudah bisa duduk meski agak gemetar,
juga mulai bisa mengingat angka-angka agak lebih banyak dari awal perjumpaanku minggu lalu,


Catatan: Minggu lalu Mrs. Dh sulit membedakan angka di urutan angka ke-3. Misal: aku beri tes untuk mengingat dan membaca angka dari angka ke-1 hingga angka ke-2, beliau masih bisa ingat. Saat itu angka ke-1 yang kuberikan adalah angka 2, dan angka ke-2 adalah angka 5, Sampai angka ini beliau masih bisa mengingat. Namun saat mencoba mengingat dan membaca angka ke-3 yang kuberikan ( angka 7), beliau menyebut angka 7 sebagai angka 9! dari angka ke-3 hingga seterusnya yang kuberikan acak, sudah tidak bisa mengingat lagi angka berapa yang kuberikan.

Tes diatas aku lakukan terus menerus dan tetap saja ada masalah pengingatan saat angka ke-3 dan seterusnya (angka diberikan acak). Nah, dari sini terlihat bahwa lesi di jaringan hipotalamus berpengaruh juga terhadap memori/ ingatan.

Alhamdulillah, minggu kemarin sore, beliau sudah jauh lebih membaik.
#penyebutan angka dari 1 hingga angka ke-6 dst mulai bisa, namun masih belum bisa di urutan angka ke-7 dan seterusnya.

#Berikut data perkembangan Mrs. Dh : 

>>>>Sebelumnya (seminggu yang lalu) :
1). tergolek lemah di tempat tidur
2). ingatan angka sangat sedikit, hanya bisa mengingat 2-3 angka acak yang diberikan,
3). tekanan darah 160 mmHg
4). Bicara kurang jelas

>>>>Sesudahnya (kemarin, hari minggu sore) :
1). sudah bisa duduk, meski agak gemetaran
2). ingatan angka sudah agak banyak, sudah bisa mengingat 5-7 angka yang diberikan secara acak,
3). tekanan darah membaik menjadi 134 mmHg
4). Bicara mulai jelas.

Dari keterangan keluarga, diketahui setiap subuh, mrs. Dh mengeluarkan muntah sedikit berlendir dan berkeringat. Dari analisaku itulah detok yang terjadi dan ternyata perkembangan beliau menjadi jauh lebih baik sekarang. 

      >>>>> #Teknik Ilmu Pengetahuan yang diterapkan bersifat alamiah!<<<<<<<

Semoga kesehatan mrs. Dh menjadi jauh lebih baik dan dapat menuju kesembuhan. 
Untuk itulah kita harus saling peduli dengan sesama manusia, saling menolong dengan tulus, agar hidup makin berarti.



FITRULLAH, ST
the researcher










Sudah kuduga jika Mrs.Dh bukan Stroke Biasa, melainkan Lesi Jaringan Otak!

Malam itu saat melihat kondisi beliau, sebut saja mrs. Dh, tergolek tanpa daya 1,5 bulan ini, aku mencoba menganalisa dengan membaca hasil rontgen yang ada.

Dari hasil rontgen tahun 2015 terlihat lesi yang jelas di area hipotalamus.
Kemudian aku curiga bahwa lesi ini sudah lama terjadi dan bisa berakibat amnesia dan sulit bicara, karena itu aku bertanya apa ada hasil rontgen tahun-tahun lalu? Ya ada jawabnya.
Saat kubaca hasil rontgen tahun 2013, tampak lesi dengan batas yang kurang jelas di area yang sama! Ternyata benar, di sinilah akar permasalahan stroke mrs Dh ini.
Area lesi ini menurut analisaku dapat menimbulkan amnesia dalam jangka waktu tertentu. Dan segera aku mencoba melakukan serangkaian tes membaca angka.
Dari tes yang kulakukan sudah jelas mrs Dh sudah tidak ingat lagi angka yang ketiga (ke-3). Dan ini selalu terjadi. Hingga angka ke-4 dst beliau sudah tidak ingat lagi itu angka berapa.
Di sinilah keluarga jadi mengetahui sebenarnya apa yang menyebabkan ibu mereka menderita stroke. Ya, karena kerja syaraf koordinasi di area hipotalamus terjadi lesi!

Menurutku ini bukan stroke sembarangan, dan solusinya adalah dengan Menyembuhkan Lesi di Area Hipotalamus tersebut.

Di sinilah fungsi kita membantu masyarakat yang membutuhkan, mensupport, membimbing dan memberi semangat bahwa dengan ikhtiar dan doa semua hal yang tidak mungkin bisa menjadi sangat mungkin.
Semoga mrs. Dh menuju kesembuhan. Amin.

Fitrullah, ST
the researcher