f11a4da3e827.html

df36a31bf43d

Global Society Care, Society Edu, and Environment Edu

(Global Society Care, Society Edu, and Environment Edu)

"JAGALAH KERUKUNAN, KEBERAGAMAN, KESATUAN DAN PERSATUAN BANGSA INDONESIA, DIMANAPUN BUMI DIPIJAK."



Ketik topik yang Anda cari di kotak pencarian di bawah ini (www.fitrullah.com)

USDIDR and Other Currency Research (untuk Keseimbangan Sektor Riil dan Non Riil)

Global Society Care: Dua hari yang lalu Salah Seorang Putri Sahabat Saya Mengeluhkan Sakit di daerah Perut Kanan Bawah dan diduga oleh Orangtuanya sebagai Gangguan Usus Buntu.

(sumber foto: id.wikipedia.org, hanya sebagai ilustrasi dari kenyataan sebenarnya)


Appendix atau usus buntu merupakan organ yang belum diketahui fungsinya, dahulu.
Namun kini sudah diketahui fungsinya sebagai organ imunologik dan secara aktif berperan dalam sekresi immunoglobulin (suatu kekebalan tubuh) yang memiliki/ berisi kelenjar limfoid (https://id.wikipedia.org/wiki/Usus_buntu).

Dua hari yang lalu salah seorang putri sahabat saya mengeluhkan sakit di daerah perut kanan bawah dan diduga oleh orangtuanya sebagai gangguan usus buntu. Menurut informasi putrinya disebutkan bahwa rasa sakit itu muncul sesekali dalam satu minggu ini. Orang tuanya pun meminta tolong pada saya untuk sedikit mengurangi rasa sakit tersebut. Akhirya saya pun mencoba menolong dari sudut pandang lancarnya peredaran jalan darah di area perut kanan bawah tersebut (accupressure).

Syaraf-syaraf di area usus buntu yang saya ketahui berada di area bonggol tulang paha, memiliki 3 titik syaraf, dan memang tampak sedikit membengkak di 3 titik syaraf tersebut. Saat saya sentuh halus, putri sahabat saya, (sebut saja mr. Sty) merasakan aliran listrik kecil dari titik yang saya sentuh hingga ke area perut, ke arah dada kanan, hingga ke sekujur kaki kanan, yang berakhir hingga ke area perut kanan bawah yang dirasakan sakit selama ini. 
Selang 2 menit kemudian, putri mr. Sty pun merasakan nyaman di area perut kanan bawah yang sakit tersebut (berkurang jauh rasa sakitnya) hingga benar-benar tidak merasa sakit kembali.

Alhamdulillah, Allah sudah memberikan kesembuhan bagi putri mr. Sty tersebut.

Itulah hal-hal yang membuat saya takjub akan keajaiban syaraf manusia, sebuah anugerah Ilahi yang sungguh luarbiasa, yang dapat digunakan untuk pemulihan kesehatan manusia sepengetahuan saya selama ini.

Jaringan syaraf manusia yang begitu rumit semirip mungkin dengan sistem saluran air pembuangan di pemukiman, yang harusnya tidak memiliki sumbatan/ gangguan aliran energi antar syaraf. Gangguan/ sumbatan antar syaraf ini dapat menimbulkan berbagai penyakit pada manusia, yang harus dihindari oleh kita semua dengan pola hidup sehat setiap harinya, terkecuali karena faktor "kecelakaan/ benturan" sehingga dapat menyebabkan terganggunya aliran syaraf-syaraf tersebut.

Apapun penyebab dari sumbatan/ gangguan aliran antar syaraf tersebut, harus dilakukan "pembukaan" titik syaraf-syaraf yang tersumbat tersebut dengan sentuhan dengan ritme sesuai aliran syaraf.

Semoga kesehatan putri sahabat saya, mr. Sty terus membaik ke depan atas ijin Allah SWT.
Jagalah kesehatan Anda, pola hidup sehat Anda, janganlah berlebihan namun secukupnya saja, sewajarnya. Semoga Allah menganugerahi kesehatan prima bagi kita semua agar dapat memberi manfaat bagi kehidupan bangsa dan bernegara. Amin.



FITRULLAH
Global Society Care
www.fitrullah.com


NOTE : foto diambil dari id.wikipedia.org, hanya sebagai ilustrasi semata dari kenyataan sebenarnya.

* Seluruh postingan www.fitrullah.com bertujuan untuk mengingatkan saya pribadi atas ilmu pengetahuan yang dihasilkan dari sebuah problem solving yang ada di masyarakat. 

* Dokumentasi via blog sangat mempermudah dan membantu saya dalam menulis diary perjalanan pembelajaran tentang kehidupan, karena tertera tanggal waktu kejadian secara otomatis.

* Kepedulian kita, apapun itu wujudnya, harus kita laksanakan demi membantu sesama yang membutuhkan, karena masih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan uluran tangan kita di luar sana, apapun itu modelnya. Jangan remehkan sekecil apapun kemampuan Anda dalam membantu sesama. Lakukan seoptimal mungkin atas dasar ketulusan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar