f11a4da3e827.html

df36a31bf43d

Global Society Care, Society Edu, and Environment Edu

(Global Society Care, Society Edu, and Environment Edu)

"JAGALAH KERUKUNAN, KEBERAGAMAN, KESATUAN DAN PERSATUAN BANGSA INDONESIA, DIMANAPUN BUMI DIPIJAK."



Ketik topik yang Anda cari di kotak pencarian di bawah ini (www.fitrullah.com)

USDIDR and Other Currency Research (untuk Keseimbangan Sektor Riil dan Non Riil)

Global Society Care> Dua Hari lalu, pukul 22.30 wib, Anak tersebut akhirnya Berhenti Menangis dan Tersenyum setelah Syarafnya disentuh!

Dashyatnya ilmu syaraf accupressure 70 ribu jalan darah dalam menangani keadaan darurat di masyarakat, diuji kembali dua hari lalu.

(sumber gambar ilustrasi: https://id.wikipedia.org)

Sekitar pukul 22 an wib (10 malam), datang seorang anak, sebut saja Da yang diantar kedua orangtuanya menemuiku. Anak tersebut (Da) dilaporkan selalu kesakitan, menangis sejak sore hingga dini hari esoknya, begitu tiap hari.
Terharu saat melihat keadaan Da dan kesungguhan kedua orangtuanya untuk putranya tersebut.

Saat ada di depanku, Da terus menangis kesakitan dan sesegera mungkin kubantu untuk menemukan jalur syaraf yang menjadi penyebabnya dan ketemu! Tampak di jalur meridian pangkal paha (yang terhubung dengan jalur ginjal) terjadi ketegangan syaraf yang luarbiasa, juga di area pinggang sebelah kiri belakang tepat di titik pertemuan rusuk melayang dan tulang pinggang. Segera kusentuh halus di titik tersebut dan seketika Da pun terdiam dari tangisnya, seolah merasa tampak nyaman atas sentuhan syaraf tersebut.
Untuk mempercepat pertolongan, segera kutelusuri jaringan syaraf yang tersumbat dimulai dari dua titik syaraf tadi, dan benar, kira-kira 15-20 menit kemudian si Da mulai merasa mengantuk dan nyaman (sudah tidak menangis lagi). Rupanya rasa sakit akibat sumbatan syaraf itu yang membuat si Da menangis dan tidak bisa menjelaskan mengapa sakit karena masih kecil.

Alhamdulillah, bahwa ilmu syaraf ini masih bisa membantu masyarakat yang membutuhkan, hanya itu yang membuatku bahagia.

FITRULLAH
the Researcher for Global Society Care
www.fitrullah.com 

Global Society Care> Syaraf Terjepit di Pinggang bisa Sebabkan Hilang Kesadaran! Waspada!

Inilah area syaraf terjepit di pinggang. Yang ditunjuk oleh jari telunjuk dan ada noda hitam menunjukkan adanya penyumbatan yang cukup parah. Area ini yang harus didetok alami secepatnya, agar darah bisa mengalir lancar kembali.

FITRULLAH, ST
the researcher for global society care
www.fitrullah.com

Global Society Care> 2 Minggu ini, 7 Kasus Kesehatan untuk 20 Orang Lebih!

Berikut 7 daftar keluhan masyarakat yang sudah dibantu 2 (dua) minggu ini (belum sempat diposting sebagai pengingat) :

1). Keriput usia dini, akibat stres dan radikal bebas karena aktivitasnya,

2). Kantung mata yang menggelambir dan hitam sehingga wajah tampak tua dan lelah,

3). Sesak Nafas dan Nyeri di area jantung, akibat kelelahan dan makanan kurang sehat,

4). Telinga berdenging sehingga kepala sering sakit,

5). Gangguan Berat Badan, sehingga dibutuhkan penurunan berat badan secara alamiah,

6). Nyeri di area liver,

7). Diabetes Mellitus,

dan semua kegiatan society care ini tersimpan rapi.

FITRULLAH
Global Society Care
www.fitrullah.com

Global Research> Sejarah AntiAging dan Ilmiahnya.

Dalam Life Extension dijelaskan bahwa ketika kita menjadi lebih tua, tubuh ”diserang” oleh berbagai metode (radikal bebas, cross-linking, deteriorasi genetik, dan lainnya) dan terjadi penurunan fungsi dan produksi hormon (walaupun pada kasus yang jarang terdapat peningkatan produksi beberapa hormon yang sejalan dengan usia).

Hasil proses ini akhirnya menghasilkan apa yang kita sudah ketahui; penurunan massa otot, peningkatan jaringan lemak, energi berkurang, memori menurun, konsentrasi dan kewaspadaan menurun, bone loss, susah tidur, masalah kulit, rambut, mata, dan lainnya.

Inti dari Life Extension menjelaskan untuk pertama kalinya, bahwa melalui berbagai macam metode, keseimbangan hormon tubuh dapat dipertahankan pada usia yang lebih muda dan hasilnya akan memperlambat proses penuaan yang terjadi kemudian hari.

http://www.suluttoday.com/2014/08/02/mengenal-dan-pelajari-proses-penuaan-pada-manusia-3/

Global Society Care: "Keluhan saya (nyeri) di Kepala sisi Kanan, Jauh Berkurang!"

Tempo hari seseorang inisial Tn mengeluhkan sakit kepalanya di sisi sebelah kanan.
Aku paham hal ini, sesegera kulakukan pemeriksaan syaraf di jalur kepala, leher, paha, dan sistem ginjal. Mmmh benar analisaku: sistem kelenjar di bagian yang diperiksa ada benjolan, pertanda adanya sumbatan syaraf.

" Menurut analisa saya, Anda sudah lama mengalami ini. Jalur syaraf sedemikian bengkaknya menunjukkan proses penyumbatan syaraf yang lebih dari 5 tahun. Semoga detok alami ini bekerja dengan baik" kataku pada beliau.

Beliau pun menjawab: "benar analisa Mas Fit bahwa keluhan saya ini sudah lama sekali, sejak 15 tahun yang lalu. Saya hampir putus asa mencari mengapa kepala saya sakit, dan bagian-bagian tubuh yang Mas Fit ceritakan memang benar saya keluhkan selama ini."

Satu (1) jam kemudian setelah proses detok alami, beliau merasakan nyaman di kepalanya, tidak nyeri di kepala, dan paha yang sakit pun mereda sakitnya.
"Terima kasih Mas Fit, keluhan saya sudah jauh berkurang, mudah-mudahan sembuh nggih", katanya.

Mudah-mudahan detok alami ini memberi kesembuhan untuk beliau. Amin.

FITRULLAH, ST
the Researcher for Global Society Care
www.fitrullah.com

Jangan Dirimu lupa Akan Jasa Gurumu Fit!> "Aku HARUS melakukan yang terbaik untuk membantu beliau dengan Segala Riset Diabetes yang sudah kulakukan agar hadir kembali senyum di wajah beliau!"

(gambar diambil dari www.risingkashmir.com, hanya sebagai ilustasi semata)


Mungkin bagi beberapa orang, guru masa lalu adalah biasa. Cukup didatangi dan menyambung silaturahmi dan memberi sesuatu ucapan terima kasih..

Jika mendengar salah seorang mantan guru sekolahmu yang sakit diabetes akut, sering hanya bersifat simpati dan mendoakan, tapi juga bisa dengan memberi saran obat ataupun bantuan obat sekalipun.
Tidak bagiku untuk semuanya, karena kesuksesan kita saat ini adalah sebuah ujian bagiku untuk tetap stabil memberi perhatian dan support semaksimal mungkin agar terjadi perbaikan kesehatan pada mantan guru sekolahku.

Perjuangan sekolah yang sangat berat sejak SD hingga kuliah, dengan minimnya biaya sekolah, maka aku sangat dibantu oleh berbagai pihak baik guru-guruku dan masyarakat. Beliau-beliau dengan tulusnya meringankan SPP ku, uang LKS, dan berbagai kebutuhan sekolah lainnya.
Karena itulah, aku harus menetapkan mentalku sejak awal agar tidak lupa akan asal muasal, tentang budi baik orang-orang yang sudah begitu tulus mensupport diriku.

"Saat kumendengar ada salah seorang guruku menderita diabetes akut, tergetar hati ini. Aku segera mencari informasi keberadaan beliau hingga berbulan-bulan lamanya. Tidak mudah untuk menelusuri alamat beliau.
Nah, tempo hari aku sudah mendapatkan alamat beliau dan aku harus melakukan yang terbaik untuk membantu beliau dengan segala riset diabetes yang sudah kulakukan agar hadir senyum kembali di wajah beliau. "

Kalau bukan kita, siapa lagi, lakukan yang terbaik yang harus kau lakukan, atas nama Tuhan Yang Maha Kuasa, bukan atas pamrih!

Semua perjalanan ini kucatat agar aku ingat dan selalu terpatri dalam sanubariku untuk tetap terus melangkah demi misi kemanusiaan, baik detik ini, esok dan seterusnya.


FITRULLAH, ST
the researcher for Global Society Care