f11a4da3e827.html

df36a31bf43d

Global Society Care, Society Edu, and Environment Edu

(Global Society Care, Society Edu, and Environment Edu)

"JAGALAH KERUKUNAN, KEBERAGAMAN, KESATUAN DAN PERSATUAN BANGSA INDONESIA, DIMANAPUN BUMI DIPIJAK."



Ketik topik yang Anda cari di kotak pencarian di bawah ini (www.fitrullah.com)

USDIDR and Other Currency Research (untuk Keseimbangan Sektor Riil dan Non Riil)

(Speak by Data) Ameloblastoma Research: Kanker Rahang pun dinyatakan Sirna (lenyap)!

Perjuangan demi perjuangan untuk memotivasi masyarakat dari kota ke kota terus dilakukan.
Dan alhamdulillah atas ilmu pengetahuan dan teknologi-Nya, atas ridho Allah SWT, beliau mr. X dinyatakan BEBAS DARI KANKER RAHANG (ameloblastoma) yang menggerogotinya bertahun-tahun.

Berjuanglah terus wahai masyarakat dan yakinlah atas Kekuasaan-Nya, bahwa Allah Maha Kuasa atas Segala-Nya.

Saya, Anda, dan sains adalah media/ perantara atas Kekuasaan-Nya.


FITRULLAH, ST
the researcher

#100% menggunakan metode alami
# Manusia hanya boleh berusaha, namun Tuhan jua lah Yang Maha Menentukan.








Riset Mangga Anti Diabetes : Lebih besar, tidak terlalu manis tapi segar!



Konsumsi buah mangga manis memiliki andil dalam kenaikan Kadar Gula Darah. Dengan naiknya gula darah, maka potensi Diabetes Mellitus makin besar.

Karena itulah, sebuah tantangan tersendiri bagiku untuk mencari solusi: menjadikan Buah Mangga menjadi lebih bersahabat bagi manusia dengan teknik alamiah 100%.

Riset terus dikembangkan agar bisa optimal hasilnya.


FITRULLAH, ST
the researcher for SocietyCARE

Antiaging Research: Mengembalikan Kesehatan Rambut secara Alamiah (dari Uban Dini menjadi Hitam, Sehat, Bercahaya)

Kurangnya nutrisi, zat kimia, stress, dan kualitas hidup yang kurang baik, dipercayai mendorong timbulnya uban (rambut putih) sejak usia dini.
Karakteristik rambut, struktur kulit kepala, dan sistem kerja rambut tumbuh sehat, menjadi tingkat kesulitan yang luarbiasa.
Namun kesulitan-kesulitan itu tidak akan mampu membuatku menyerah!
Karena diriku yakin bahwa dengan semangat pantang putus asa dan terus meriset serta berdoa adalah obat yang mujarab untuk mencari solusi rambut uban usia dini.
Malam ini dengan riset tiada henti, perubahan positif rambut mulai terjadi. Aku makin semangat untuk terus mengkaji metode alami ini agar bisa bermanfaat bagi masyarakat.
FITRULLAH
the researcher

Usulan Solusi Taktis untuk Banyaknya Postingan yang Membeli Dagangan dari Orang Lanjut Usia (Tua) yang Gigih!

SALING KOORDINASI ANTAR KOMUNITAS DENGAN PROGRAM PENGENTASAN DAN ME-MANDIRI-KAN KELUARGA-KELUARGA PEDAGANG KURANG MAMPU AGAR MAMPU BANGKIT KELUAR DARI HIMPITAN EKONOMI
(Google keyword: belilah dagangan mereka, belilah dagangan mereka meski tidak butuh, sejenisnya)



Maraknya postingan di facebook atau media sosial lainnya tentang orang-orang lanjut usia yang tetap gigih berjualan demi bertahan hidup, dan ajakan-ajakan untuk membeli dagangan mereka walau kita sendiri tidak membutuhkan, menimbulkan ide bagiku.

Maraknya ajakan untuk membeli dagangan beliau-beliau itu sangat baik, terutama dengan melebihkan sedikit dari harga yang disebutkan. Nilai sosial dan moral sangat kentara dari ajakan-ajakan sosial tersebut. Dari sisi kemanusiaan sangat jelas akan banyak membantu beliau-beliau dan keluarga beliau yang ditanggungnya.



Pertanyaan yang paling mendasar di benakku adalah...Sampai kapan ajakan-ajakan sosial tersebut ada, yang berdiri sendiri-sendiri sebagai partisipasi pribadi masing-masing terhadap para penjual orang-orang lanjut usia tersebut.

Kadang tepat sasaran, kadang juga para netizen dikecewakan dengan keadaan yang tidak sebenarnya, misalkan Kasus Orang Tua Badut di Sidoarjo yang sempat mengundang simpati dan gerakan sosial para netizen (cek di E100 atau Google).

Masalahnya, kalau bersifat parsial ataupun spontan seperti itu, aku rasa tidak akan membawa manfaat untuk perubahan masyarakat ekonomi lemah seperti itu. Hanya bersifat sesaat saja.

Menurut pendapatku, sebaiknya di tiap kota itu dikoordinir tiap-tiap komunitas, bisa group SMA, group SMP, group teman kuliah, group biker, komunitas mancingmania, komunitas pecinta bunga, dan lain-lain komunitas yang teramat sangat banyak di luar sana..

Apakah tidak sebaiknya antar komunitas di tiap kota saling terhubung satu sama lain dalam sebuah komando hirearki. Misalkan kota Gresik, para ketua Group SMP/ SMA/ Kuliah/ Bikers/ Komunitas lain-lain, bertemu dalam satu meja dan membicarakan PROGRAM PENGENTASAN PARA PEDAGANG LANJUT USIA YANG GIGIH DAN JUJUR INI.



Dalam kesepakatan sosial kemanusiaan ini, mungkin bisa disepakati untuk menyerahkan bantuan dari MASING-MASING GROUP/ KOMUNITAS DENGAN PENANGGUNGJAWAB KETUA KOORDINATOR PENGENTASAN!
Nah, dalam pertemuan itu, bisa disepakati bahwa siapa-siapa saja yang WAJIB DIENTASKAN SEHINGGA TERJADI PERUBAHAN NYATA PADA KELUARGA YANG BERSANGKUTAN.

Misalkan: 
Uang yang terkumpul secara terpusat ini, dipergunakan untuk membeli barang dagangan mereka (sesuai target program). Nah, seluruh barang dagangan mereka yang berhasil dibeli ini, bisa kita salurkan pada MASYARAKAT YANG SANGAT MEMBUTUHKANNYA. Di sinilah letak KEADILAN DAN PEMERATAAN YANG KURASA SANGAT BAIK untuk MEMBENTUK MASYARAKAT MANDIRI YANG KREATIF DAN SALING TERIKAT KEKELUARGAAN.


Gerakan itu harus dimulai sejak dini, dimulai dari satu kota ke kota lain, menyatukan antar komunitas/ group, mencari target pengentasan yang layak melalui survey yang teliti dan mendalam. Jika ini dilakukan, aku rasa akan banyak ide bermunculan sesudahnya untuk maju bersama-sama, saling kreatif, saling tenggang rasa dan kekeluargaan, saling bersatu sehingga bangsa ini akan menjadi bangsa yang besar yang penuh rasa gotong royong dan kekeluargaan yang sesungguhnya.

* Jika ini terjadi, maka akan banyak hal yang bisa dilakukan untuk segala persoalan yang terjadi di tiap kota/ daerah di Indonesia

FITRULLAH, ST
the researcher


facebook fanpage : https://www.facebook.com/FitrullahforGlobalSocietyCare

DESAIN 1 (kode DES1): Aku Suka Mendesain untuk Masyarakat ( di Waktu Senggang Riset-risetku )





Dengan skala modeling, aku bisa menerangkan ke masyarakat bahwa bentuk 3 (tiga) dimensi dari rancangan nantinya adalah persis seperti di dalam komputer. Kita bisa merencanakan dengan baik, faktor keselamatan, faktor bahan material, efisiensi biaya, cat, juga tata letak lampu yang sesuai. Aku juga tak segan-segan menunjukkan bagaimana kita bisa bereksperimen dengan semua unsur desain agar hasil desain nantinya bisa optimal sesuai skenario.

Masalah gambar pun bisa kita ubah-ubah sesuai perkembangan, bahkan bisa dengan karakter sendiri, menciptakan image sendiri, agar produk-produk yang dihasilkan memiliki nilai jual yang baik.

(Gambar walt disney di atas hanyalah sebagai contoh pembelajaran kepada masyarakat bagaimana gambar bisa diterapkan ke produk dan selalu saya tekankan untuk menciptakan karakter gambar sendiri agar memiliki ciri khasnya. Dan di situlah letak persaingan produk yang baik)


FITRULLAH, ST
the researcher for Society Care


*CATATAN: Berikutnya, aku akan mencoba me-Redesain beberapa bagian kota yang layak untuk diperbaiki. Hanya sebagai usulan sebagai baktiku untuk Bumi Pertiwi-ku.

BREAST CANCER RESEARCH: Alhamdulillah, Seluruh Jaringan Kanker Sudah Mati!

Pagi ini, 5 Oktober 2015, pukul 07.30 wib, aku mendapat laporan dari salah seorang anggota masyarakat penderita Kanker Payudara (breast cancer), sebut saja mrs Ah, bahwa hasil usg menunjukkan " seluruh jaringan kanker sudah mati ". 


Karena itu sekarang menjadi sangat jelas mengapa Kanker Payudara Stadium 5 ini, sudah mengering dan tidak berbau lagi.  Sudah lama sekali beliau sudah TIDAK MERASAKAN nyeri (cekot-cekot, jawa red) di payudaranya, juga sudah tidak sakit lagi meski digoyang dengan terguncang-guncang. SEBUAH KEMAJUAN YANG LUARBIASA!!!


* Semoga kesembuhan selalu menyertai Anda selalu. Anda semua, kita hanya bisa berusaha namun Tuhan yang Maha Menentukan Kesembuhan. Bersyukurlah selalu atas anugerah-Nya ini. Amin

FITRULLAH
the researcher for society care


facebook fanpage : https://www.facebook.com/FitrullahforGlobalSocietyCare

Data Referensi DIABETES MELLITUS RESEARCH: Konsumsi Gula Berlebihan dapat menyebabkan Kanker!


The World Cancer Research Fund/American Institute for Cancer Research (WCRF/AICR), menyarankan agar mengurangi konsumsi gula untuk mencegah kanker. Seperti kita tahu bahwa fruktosa yang sampai ke hati akan dirubah menjadi lemak. Hal ini menghasilkan apa yang dinamakan resistensi insulin yang kemudian menyebabkan kegemukan dan masalah kesehatan seperti diabetes, penyakit jantung, dan beberapa macam kanker. Inilah mengapa ketiga hal ini yaitu kegemukan, diabetes dan kanker sering dihubungkan.
Semuanya bermula dari konsumsi gula yang berlebihan, yang dirubah menjadi lemak dalam tubuh yang menyebabkan kegemukan dan juga diabetes dan akhirnya kanker. Karena itu orang yang memiliki berat badan berlebih dan menderita diabetes mempunyai resiko terkena kanker lebih tinggi dari pada yang tidak gemuk dan tidak menderita diabetes.
Bagaimana gula dapat menyebabkan kanker? Hal ini telah dibuktikan oleh sebuah hasil penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2005 di jurnal Cancer Research dimana peneliti ini menemukan bagaimana kanker mudah memetabolisme fruktosa untuk meningkatkan perkembangbiakannya.
Secara physiology, mekanisme ini terbentuk dari resistensi insulin tadi. Dimana akibat

Ilmu-Mu dan Cinta-Mu Sungguh Tiada Terkira bagiku.

PESAN dari BELIAU yang KUCINTAI

"Wahai anakku, ingatlah kata-kataku ini:
Kelak janganlah kau menangis karena dibenci orang sedikit, karena sangat jauh lebih banyak di luar sana yang sangat mencintaimu.

Jangan pernah berkecil hati karena itu ujianmu.
Justru yang harus engkau takutkan adalah jika Ibumu tidak menyukaimu, karena jika beliau demikian pastilah masyarakat di luar sana tidak akan menyukaimu.
Karena itu, jika masyarakat luas sangat mencintaimu, itu pastilah karena doa Ibu mu, dan itulah cinta dan rahmat-Nya.
Dan jika di saat masyarakat mencintaimu dan ada segelintir orang yang tidak menyukaimu, maka orang-orang yang membencimu itu adalah godaanmu, ujianmu atas pengabdianmu terhadap Tuhan.


Kau sendiri sudah membuktikan bukan jika satu dua orang yang dulu membencimu sekarang justru mencintaimu? Itulah ujianmu dan benar sikapmu selama ini untuk tidak turut membenci orang yang membencimu. Peliharalah itu terus.

Jadi tegakkan kepalamu, mantapkan langkahmu, dan tundukkan kesombonganmu, untuk terus berkarya positif bagi masyarakat luas. Semoga Tuhan menyertai langkah-langkah perjuanganmu detik ini, esok, dan seterusnya."


FITRULLAH, ST
the researcher