f11a4da3e827.html

df36a31bf43d

Global Society Care, Society Edu, and Environment Edu

(Global Society Care, Society Edu, and Environment Edu)

"JAGALAH KERUKUNAN, KEBERAGAMAN, KESATUAN DAN PERSATUAN BANGSA INDONESIA, DIMANAPUN BUMI DIPIJAK."



Ketik topik yang Anda cari di kotak pencarian di bawah ini (www.fitrullah.com)

USDIDR and Other Currency Research (untuk Keseimbangan Sektor Riil dan Non Riil)

Riset Batu Ginjal 2 (BtG 2): " BATU GINJAL pun HANCUR HINGGA 75% (dari 8,8 mm ke 2 mm)

Batu ginjal mr. Nd pun dapat hancur secara alami, dari 8,8 mm menjadi 2 mm (hancur hingga 75%).

Keluhan nyeri di pinggang dan pegal-pegal di pinggang-punggung pun jauh berkurang.

Proses penyembuhan mr. Nd terus berjalan. Semoga membaik ke depannya. Amin

FITRULLAH, ST
the researcher

Riset DM1005, NATURAL RESEARCH Again : Kadar Gula Darah ANJLOK dari 115 ke 97, dalam 1 Menit !!!



Anjloknya kadar gula dari 115 ke level 97, justru membuat bugar dan segar Mrs. Tx. Pandangan mata makin jelas dan segar.
Teknik penyembuhan diabetes mellitus ini adalah 100% secara alamiah.
Semoga bermanfaat bagi masyarakat.


FITRULLAH, ST
the researcher


Diabetes Mellitus Research for Global Society Care

Riset DM1004 : "Membantu Ibu X, Penderita Diabetes Berat, agar Bisa Berjalan Kembali, dengan Kondisi Bonggol Tulang Femur yang "Baru"., adalah Tantangan Kemanusiaan bagiku"

Sore itu aku bertemu dengan seorang Ibu X. Beliau tampak tergolek lemah, dengan ekspresi wajah yang sedih.
Aku belum tahu ada apa gerangan diriku diundang untuk sharing dengan pihak keluarga. Namun dari kondisi yang tampak di depanku sudah cukup jelas bahwa inilah permasalahannya : bagaimana bisa membuat berjalan Ibu X.

Setelah beramah tamah sebentar, saling memperkenalkan diri, aku pun minta ijin untuk melihat hasil foto tulang yang ada.
Setelah kuperhatikan foto tersebut, tampak bonggol tulang femur sudah diganti saat operasi setahun lalu (dikarenakan patah saat itu). Ibu X menerangkan bahwa penggantian ini adalah permanen seumur hidup.

Di saat itulah aku teringat tentang HIP REPLACEMENT, yaitu penggantian bonggol tulang femur atau tulang paha dengan AMP (Austin Moore Prosthesis)





Mmmh, suatu kondisi yang sangat berat bagiku untuk seorang penderita diabetes berat. Kondisi kaki pun tampak titik-titik hitam akibat diabetes mellitus yang diderita. Membantu ibu X agar bisa berjalan kembali, dengan kondisi bonggol tulang femur yang "baru" adalah tantangan kemanusiaan tersendiri bagiku.

Menurut analisaku saat itu bahwa : "Paska operasi secara umum, jika kekuatan otot baik, butuh kira-kira 2 mingguan untuk bisa berjalan full weight bearing/ menumpu penuh.
Artinya, untuk lepas tongkat hanya perlu keberanian dan latihan fisioterapi beberapa kali.

Akana tetapi, jika kemungkinan terjadi kelemahan dan atrofi (otot mengecil), perlu menjalani fisioterapi. Hal ini diperlukan untuk strengthening, endurance, dan latihan jalan.

Nah, dari sini aku bisa mengambil kesimpulan sedikit bahwa kemungkinan besar si ibu X kurang latihan di saat berbaring, kurangnya latihan fisioterapi, dan dengan otot mengecil serta keadaan diabetes yang dialami, turut memperlambat proses berjalan ibu X tersebut.

Syukurlah, aku jadi mengerti sekarang bahwa dengan memperkuat fungsi kaki, otot, dan memulihkan diabetes mellitus yang diderita ibu X, ditambah beberapa kali latihan fisioterapi setelah pemulihan diabetes yang diderita, insya Allah ibu X akan bisa berjalan kembali. Mohon doa Anda semua untuk kesembuhan beliau.



FITRULLAH, ST
the researcher
DIABETES MELLITUS RESEARCH for GLOBAL SOCIETY CARE

Note: foto diambil dari internet, hanya sebagai ilustrasi semata


Riset DM1003: " Ibu RSMJ pun Setiap Saat Kaki/ Tangan/ Badannya Sering dikerubuti Semut!

Ternyata benar analisaku, bahwa ibu RSMJ pun menderita diabetes kering yang cukup berat.

Pembengkakan pelipis kiri disertai proses pembusukkan kaki kiri pun sudah terjadi bertahun-tahun. Jadi sangat wajar jika ibu RSMJ pun sering mengalami sakit kepala, tidak kuat berjalan, sakit pinggang kiri agak ke atas (area pankreas), dan penglihatan mata pun sering kabur.

Dan satu hal yang kusaksikan saat itu yang nyata bahwa semut pun mengerubungi badan beliau!
Sebuah kasus riset yang luarbiasa berat untuk diabetes mellitus.

Tak berapa lama kemudian, aku coba mendetok sistem syaraf yang berhubungan dengan diabetes beliau, dan keluarlah butiran-butiran gula halus dari pori-pori kulit beliau. Sangat banyak!

Anda tahu? Beliau pun seketika merasa segar, badan tidak sakit lagi, nyeri kepala hilang, penglihatan mata mulai terang, dan kaki kiri pun terasa segar/ ringan.

Sebuah proses penyembuhan/ detoksifikasi yang luarbiasa untuk diabetes akut ibu RSMJ. Sungguh Besar Kuasa-Nya.

Akhirnya, ibu RSMJ pun bisa tersenyum bahagia, aku pun juga turut merasakan kebahagiaan itu. Inilah yang harus kulakukan tentang perjuangan memberantas diabetes di masyarakat.

Semoga kesehatan ibu RSMJ berangsur membaik ke depannya.
Bahwasanya manusia hanya bisa berusaha, namun Tuhan jualah Yang Maha Menentukan. Bismillah.

FITRULLAH, ST
The researcher
Diabetes Mellitus Research for Global Society Care

Riset DM1002 : " Stroke Setengah Tubuh Seorang Nenek, Terdiagnosa Akibat Diabetes Mellitus!"

Sepulangku dari luar kota, yang berjarak hampir 270 km hari jumat kemarin, aku sempatkan berbelok sebentar ke sebuah rumah yang tidak jauh dari rute perjalananku ( 2 menit dari jalan rute ku).

Hal-hal sekecil ini selalu aku lakukan, agar aku terbiasa disiplin dalam perjalanan riset-risetku.

Singkat kata sampailah aku di sebuah rumah sederhana. Aku mengucapkan salam dan disambutlah hangat oleh seisi pemilik rumah.

Di sudut ruangan tampak tergolek lemah seorang nenek, tampak kesakitan.
Informasi yang kuterima dari pihak keluarga adalah stroke setengah tubuh bagian kanan. Ada penyumbatan di batang otak kiri.

Jangankan bergerak, disentuh saja beliau menjerit kesakitan!

Aku segera cek seluruh jaringan syaraf sang nenek. Ternyata, dari pengalaman sebelumnya, bahwa ini terindikasi diabetes mellitus.

Benar saja, setelah pembukaan simpul-simpul syaraf diabetes yang tersumbat disertai detoksifikasi, sang nenek pun sudah tidak merasakan sakit lagi, dan setengah tubuh nenek pun sudah bisa digerak-gerakkan lagi. Dan kepala pun mulai terasa ringan dan nyaman.

Semoga ke depannya, sang nenek membaik kesehatannya atas komplikasi yang dialaminya.

FITRULLAH, ST
the researcher
Diabetes Mellitus Research for Society Care

* note : gambar diambil dari internet, sebagai ilustrasi semata.

RISET DM1001 : DIABETES MELLITUS DAPAT MENYEBABKAN KERUSAKAN JARINGAN SYARAF OTAK KIRI



13 tahun lamanya Miss.X menderita halusinasi berat.

Tahukah Anda? Pada saat aku membaca semua hasil foto kepala Miss.X dan memeriksa jaringan syaraf pada beberapa bagian tangan dan betis, dapat kusimpulkan bahwa ini adalah kasus diabetes mellitus yang berat, Benar saja, tak lama kemudian hasil lab juga menunjukkan kadar glukosa yang sangat tinggi 325!

Kenapa diabetes mellitus mampu menyebabkan kerusakan syaraf otak kiri tersebut (penyempitan pembuluh darah otak kiri)?

Seperti analisisku dari seluruh pengalamanku selama ini tentang diabetes mellitus  bahwasanya hal itu terkait dengan ciri aktivitas penderita diabetes mellitus.
Aku katakan bahwa aktivitas membaca yang sangat berlebihan, menggunakan otak kiri yang sangat intensif, akan menguras energi pada sisi otak kiri. Pada penderita diabetes mellitus, aktivitas yang sebagian besar menggunakan otak kiri ini, akan melemahkan jaringan syaraf pada otak kiri, dengan diubahnya gula otot menjadi gula darah, sehingga terjadi pelemahan pada sistem syaraf pada bagian otak kiri.

Dalam tahap ini (penyempitan sistem syaraf otak kiri ini), maka suplai nutrisi, air, dan oksigen pada bagian otak kiri akan berkurang drastis, sehingga mengalami degradasi fungsi otak kiri. Saat kondisi ini, penderita dapat mengalami halusinasi/ fatamorgana setiap saat. (Mirip dengan kasus dehidrasi berat pada seseorang di tengah gurun pasir yang sangat panas).
Ini hasil analisisku......

Dengan membuka jaringan syaraf otak kiri, sehingga jalan darah dapat mengalir dengan baik ke sistem otak kiri, adalah kesimpulanku pertama. Dan benar saja, Mrs. X pun bisa tidur pulas secara alami (yang sebelumnya untuk tidur saja membutuhkan obat tidur setiap saat). Harapanku bahwa dengan banyaknya istirahat secara alami maka fungsi otak kiri dan perbaikan syaraf yang tersumbat, dapat berjalan dengan baik. Semoga Mrs.X mengalami perbaikan kesehatan ke depan.


FITRULLAH, ST

the researcher for SOCIETY CARE
DIABETES MELLITUS RESEARCH