f11a4da3e827.html

df36a31bf43d

Global Society Care, Society Edu, and Environment Edu

(Global Society Care, Society Edu, and Environment Edu)

"JAGALAH KERUKUNAN, KEBERAGAMAN, KESATUAN DAN PERSATUAN BANGSA INDONESIA, DIMANAPUN BUMI DIPIJAK."



Ketik topik yang Anda cari di kotak pencarian di bawah ini (www.fitrullah.com)

USDIDR and Other Currency Research (untuk Keseimbangan Sektor Riil dan Non Riil)

Melapangkan Fikir, Mengkaji Kehidupan Masyarakat, dan Mengurai Analisa, lebih "cool" di Tempat Yang Tinggi.

Sering aku pada waktu-waktu tertentu, meluangkan waktu barang sejenak, untuk me-refresh seluruh aktivitas riset di tempat-tempat tinggi seperti ini.

Pandangan bisa luas sekali, melihat ke segala penjuru kota tempat ku singgah dimanapun berada. Fikirku akan makin jernih, tatkala bersentuhan dengan "keheningan hati" yang terukur.

FITRULLAH, ST
the researcher

Kesehatan Anak pun Harus Siaga Dikontrol, karena bisa Fatal!

Sms dari seorang ibu pagi ini: " Alhamdulillah..bengkak sdh berkurang, dan benjolan di ketiak tetap ada namun mengecil, tp anakx sudah baikan dan panasx sdh turun turun pagi ini".

Demikian sms dari seorang ibu dari Prenduen Sumenep pagi ini padaku. Alhamdulillah, ternyata benar analisaku bahwa panas berhari-hari mengindikasikan ada syaraf yg terjepit di lengan, sehingga pusing dan sesak nafas.

Syukurlah bisa sedikit mengurangi rasa sakit dan semoga lekas sembuh.

FITRULLAH, ST
the researcher

Catatan: foto di bawah ini diambil dari internet sebagai ilustrasi semata.

Di Luar Riset: Selamatkan Alam-mu, agar Semuanya Seimbang....

Jiwa itu perlu dilatih, diasah, dan dijaga dengan keseimbangan alam lingkungan.

Alam merupakan bagian terbesar dari keselarasan hidup di bumi ini.

Jangan pernah kau abaikan alam. Buat dia (alam) tersenyum, bersenandung riang, dan mendoakan setiap langkah manusia di bumi ini.

Jika itu sudah engkau lakukan, niscaya alam akan menyelamatkanmu atas ijin Allah SWT, dari segala murka alam yang bisa menenggelamkanmu.

FITRULLAH, ST
the researcher

Jangan Pernah Kau Tinggalkan Sejarah!

Ada sebuah kisah, yang dapat membuka mata hatiku, akan sebuah kebenaran dan keadilan di masa lampau.

Tentang perjuangan, tentang keadilan, dan tentang masyarakat.

Bahwasanya, kita harus hidup dan menghidupi. Berguna bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Bahwasanya, perjuangan itu harus tulus, harus bisa dirasakan seluruh masyarakat, tanpa pandang bulu. Karena sesungguhnya, Tuhan itu menciptakan manusia dari sebutir tanah yang terangkai.

Jika seorang manusia itu tahu bahwa dirinya terangkai dari tanah, niscaya manusia itu akan menghormati tanahnya, menghargai tanahnya, dan juga menjaga tanahnya.
Di sinilah ujian seorang manusia, untuk lebih memahami arti perjuangan para leluhur, para pendiri bangsa, bahwasanya hidup itu harus menghidupi alam sekitar.

Berjuanglah terus atas nama Tuhanmu, Tuhan Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki Kerajaan di Seluruh Alam Semesta.

FITRULLAH
the researcher

Pertemuan Tak Terduga saat Riset Tumor Ganas Rhabdomyosarcoma (Tumor jaringan lunak)

Saat Riset Tumor Ganas Rhabdomyosarcoma (Tumor jaringan lunak) menunjukkan hasil yang positif dengan membaiknya kondisi si balita,

Terjadilah diskusi hangat tentang sejarah, bersama KH. Zawawi Imron dan Mikke Susanto (peneliti, kurator seni rupa istana negara) di lokasi yang berbeda.

Sebuah hadiah dari Tuhan Yang Maha Kuasa, sehingga aku sedikit memahami Kebesaran-Nya atas ilmu pengetahuan.

FITRULLAH, ST
the researcher

Mengesankan: "Kekuatan Hati Seorang Ibu dari Balita Penderita Tumor Ganas Rhabdomyosarcoma (Tumor jaringan lunak)"

Tumor Ganas Rhabdomyosarcoma (Tumor jaringan lunak) memang sungguh mengerikan.

Sekian lama aku meriset, mengolah data yang ada, berusaha menemukan titik-titik syaraf yang dapat dijadikan perantara kesembuhan si balita penderita Tumor Ganas Rhabdomyosarcoma (Tumor jaringan lunak).

Anda tahu? bahwa riset pun seolah berkejaran dengan waktu. Tumor terus membesar di area perut, sehingga perut menjadi sangat keras. Selain itu, si balita kesulitan Buang Air Kecil (BAK/kencing) dan Buang Air Besar (BAB) selama berminggu-minggu.
Dan satu hal yang membuat trenyuh kita semua, bahwa si balita selalu menangis setiap BAK dan BAB (padahal keluarnya cuma setitik tetes). Sungguh memprihatinkan.

" Mas Fit, apapun saya lakukan demi kesembuhan anak saya. Saya tidak bisa berfikir saat bekerja, selalu teringat beban derita anak saya.
Saya sudah berusaha berbagai cara, hingga mencari solusi pengobatan anak saya. Sampai akhirnya bertemulah saya dengan Mas Fit.
Besar harapan saya, semua ikhtiar/ usaha saya ini akan mendapat ridho Allah SWT. Benar Mas Fit, bahwa bukan Mas Fit yang menyembuhkan anak saya nantinya, melainkan Allah. Namun, dengan perantaraan riset Mas Fit dan dengan segala pengetahuan syaraf yang Mas Fit miliki, saya dan keluarga yakin bahwa kesembuhan anak kami tercinta. Kami akan support penuh Mas Fit agar dapat melakukan yang terbaik bagi usaha penyembuhan anak kami.
Tumor ini memang sangat ganas dan langka, namun kami percaya ada penyembuhannya. Kami sekeluarga percaya atas kesungguhan Mas Fit dan yakin jika Mas Fit akan berusaha yang terbaik"
Demikian isi hati seorang ibu kepadaku, yang membuatku tergetar akan kekuatan hati seorang ibu akan anaknya."

Kasih Sayang Ibu Sepanjang Masa, that is totally right!

Hasil Tes USG Penderita Tumor Payudara: Tumor Lenyap!

Melakukan sesuatu yang terbaik untuk masyarakat, membuat mereka mampu tersenyum kembali di tengah kecemasan yang menerpa, merupakan kebahagiaan tersendiri bagiku.
Termasuk bagi seorang ibu ez (saya samarkan) akan kanker payudara yang menggerogotinya selama ini. Rasa takut, cemas, frustasi, dan nyeri kerap menghantuinya setiap saat.

Beruntunglah ibu ez yang berusaha gigih dan sabar selama aku terapi. Dan alhamdulillah, kesungguhan itu membuahkan hasil dengan lenyapnya segala keluhan ibu ez atas kanker payudaranya selama ini.

Tepat tanggal 5 Nopember 2014 kemarin, ibu ez menunjukkan hasil tes USG nya dengan wajah berbinar senang: Tumor telah lenyap!

"Alhamdulillah, tak bisa saya katakan betapa bahagianya saya, rasa syukur saya atas Kebesaran Tuhan Yang Maha Kuasa telah menyembuhkan saya melalui perantaraan ilmu pengetahuan atau riset yang Pak Fit lakukan.

Terima kasih atas semuanya Pak Fit. Dan sebagai rasa syukur saya atas ini semua, saya sumbangkan sedikit harta saya untuk Yatim Piatu sesuai saran Pak Fit", kata ibu ez padaku tempo hari.

Aku pun menjawab: " Allah Maha Kuasa Bu. Dan jangan pernah menyangsikan Kebesaran-Nya. Atas ilmu pengetahuan yang diikhtiarkan secara tekun (riset), insya Allah kesembuhan itu akan datang! Rasa cemas dan ketakutan harus kita lawan dengan usaha dan doa atas ridho-Nya, di sinilah ujian seorang manusia di saat tertimpa musibah."

FITRULLAH, ST
the researcher

Update: "Tumornya, sejauh ini ndak ada perkembangan gejala apa2. Yg artinya kabar baik. Semoga seterusnya ndak muncul lagi dan sembuh."

"Sedang utk tumornya, sejauh ini ndak ada perkembangan gejala apa2. Yg artinya kabar baik. Semoga seterusnya ndak muncul lagi dan sembuh."

Demikian kabar menggembirakan dari beliau, mr. Jyg, salah seorang penderita Ameloblastoma).

Setiap riset yang berhasil merupakan kebahagiaan tersendiri bagiku, untuk terus memberi spirit bagi masyarakat bahwa jangan pernah berputus asa!.

FITRULLAH, ST
the researcher

15 Tahun di Kursi Roda akibat Diabetes, akhirnya Bisa Berjalan Kembali Bulan Oktober 2014 ini!

 Beliau bernama Ibu wg, mengalami diabetes mellitus dan komplikasinya, sehingga menyebabkan beliau lumpuh selama 15 tahun lamanya. Sehari-harinya dihabiskan di kursi roda karena sakitnya tersebut.

Saat bertemu tanpa sengaja dengan Ibu wg, aku tergugah untuk membantunya, berusaha membuatnya bisa memiliki harapan kesembuhan.
Keterbatasan Ibu wg yang menyebabkanku harus rajin menjenguknya setiap minggu. Jarak yang jauh antara Gresik - Sidoarjo, merupakan ujian tersendiri bagiku untuk meluangkan waktu-waktu senggangku (diluar kerja riset-risetku) untuk membuka jalan darah ibu wg. Keputus-asaannya lah yang ingin kutepis bahwasanya Tuhan itu ada dengan segala ilmu pengetahuan Nya yang Maha Sempurna. Ikhtiar pun sudah dilakukan ibu wg sejak dari Saudi Arabia, namun tiada membawa hasil.

 (foto a, pembukaan jalan darah yang tersumbat)

Foto di bawah ini (foto b) adalah hasil selama proses penyembuhan yang dilakukan.
Sebuah riset panjang untuk mengembalikan fungsi organ kaki yang sudah divonis amputasi. Sebuah tantangan tersendiri bagiku untuk membantu sesama sebisaku.

Sungguh, Diabetes Mellitus amat jahat, dengan kadar gula yang sangat tinggi, mampu merusak seluruh organ tubuh manusia.

Kuncinya adalah: mengembalikan fungsi organ tubuh dengan melancarkan segala jalan darah dan syarafnya.

Ya, aku sangat bahagia jika senyum itu terbit kembali dan membuat sadar kita semua bahwa Tuhan itu Maha Kuasa dengan segala Ilmu Pengetahuan-Nya yang Maha Sempurna. Akupun hanya bisa berusaha penuh, dengan memotivasi ibu wg agar terus semangat untuk bisa sembuh.  

Ini yang kulakukan berbulan lamanya, dengan kajian riset sistem peredaran darah, syaraf, dan pengetahuan tentang organ, maka dilakukan sebuah metode penyembuhan diabetes mellitus.

 (foto b)

Atas kerja keras yang pantang menyerah, maka proses penyembuhan diabetes ibu wg pun mulai menunjukkan hasilnya (seperti tampak di foto b)

Saat aku berkunjung ke ibu wg tanggal 23 Oktober 2014 tempo hari, aku bisa melihat ibu wg sudah sangat lancar berjalan, meski dengan bantuan alat bantu jalan, yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan. (seperti ditunjukkan pada video di bawah ini)
Semoga kesembuhan terus terjadi pada beliau.



"SUNGGUH MAHA BESAR ALLAH DENGAN SEGALA ILMU PENGETAHUAN-NYA"

 
DIABETES MELLITUS RESEARCH


FITRULLAH, ST
the researcher