f11a4da3e827.html

df36a31bf43d

Global Society Care, Society Edu, and Environment Edu

(Global Society Care, Society Edu, and Environment Edu)

"JAGALAH KERUKUNAN, KEBERAGAMAN, KESATUAN DAN PERSATUAN BANGSA INDONESIA, DIMANAPUN BUMI DIPIJAK."



Ketik topik yang Anda cari di kotak pencarian di bawah ini (www.fitrullah.com)

USDIDR and Other Currency Research (untuk Keseimbangan Sektor Riil dan Non Riil)

Mrs. SR, Riset Sembelit Akut Balita, 24 Desember 2014: " Pagi ini (rabu) alhamdulillah mas, anak saya bisa Buang Air Besar lumayan besar. "

Assalamualaikum wr wb mas maaf cuma kasih tahu perkembangannya anak saya.

Setelah ditangani kemarin, hari minggu alhamdulillah anak saya BAB (buang air besar) lumayan besar walaupun belum mau jongkok..

Senin-Selasa BAB tapi sejari kelingking cm sering sehari bisa 3-4 kali.

Tapi pagi ini (rabu) alhamdulillah mas bisa BAB lumayan besar.

Utk migrain saya alhamdulillah saya ngerasa enakan dan tidak kambuh padahal pundak abis nahan kepalanya anak saya tidur lumayan lama, tapi alhamdulillah ndakpapa..

Maturnuwun ya mas fit, mohon bantuan jenengan untuk kami.

Semoga Allah selalu membalas kebaikan jenengan. Amin

(Dec 24 at 10:17am · Sent from Mobile)
---------------

FITRULLAH, ST
the researcher

*Note: gambar diambil dari internet, sebagai ilustrasi semata

Breast Cancer: " Ibu Penderita Kanker Payudara 25x30 cm pun Jauh Membaik!

Di waktu sore yang gerimis:

" Mas, 1 jam yang lalu Mrs. Jr yang sakit kanker payudara,
ngabari ibu, kalau payudaranya yg sakit sudah tidak merasakan nyeri lagi".

Semoga kesembuhan terus terjadi pada Mrs. Jr.

FITRULLAH, ST
the researcher

Note: kasus society care untuk penderita kanker payudara stadium 3b (payudara luka, dengan ukuran kanker 25x30 cm)

* gambar diambil dari internet sebagai ilustrasi semata.

Riset Air Kesehatan: " Akhirnya Air Kesehatan itupun Mulai Menuai Titik Terang. Semoga Bisa Membantu Mendetok Penyakit Yang Ada!" TDS 3!

Air adalah sumber kehidupan. Dengan air pulalah penguraian segala macam penyakit dilakukan. Air merupakan pelarut yang baik.

Pertanyaannya adalah:

" Bisakah air menembus kapiler terkecil syaraf, untuk membantu membongkar sumbatan-sumbatan jalan darah yang ada?"

Jikalau air ini bisa untuk itu, maka tinggal dicari solusinya agar air bermolekul sangat kecil/ lembut ini, memiliki daya detok yang baik, untuk mengurai segala macam penyakit yang ada saat ini.

Semoga langkah society care ini membuahkan hasil yang baik untuk masyarakat luas. Amin.

FITRULLAH, ST
the researcher

Pagi ini, Saat Masyarakat Peduli dengan Sesamanya: Kanker Payudara !

[07:23, 11/30/2014]

Mrs. St: " kemarin ada tetangga ibu Ei matur ke ibu,
mohon ke mas Fitrul agar sudi mengobati adiknya yg sakit tumor payudara sudah stadium 3.

Sebelumnya sudah pernah operasi dan tumbuh lagi mas.
Dari hasil pemeriksaan oleh dokter dianjurkan operasi pengangkatan payudara
pripun niki mas"

[08:11, 12/8/2014]
Mrs. St: "ngapunten geh mas
mengenai tetangga ibu Ei
barusan nanyakan
mas Fitrul ada waktu untuk mengobati adiknya
tapi sekarang posisinya masih di Yogja mas.

Kalau mas Fitrul matur enggeh, yg mau berobat dibawa ke Gresik mas,
masih di Yogjakarta juga terapi, tapi dianjurkan untuk operasi dulu
dan yg sakit tidak mau di operasi
maturipun ngoten mas"

FITRULLAH, ST
the researcher
for society care

*Note: gambar diambil dari internet sebagai ilustrasi semata.

Riset Kanker Rahang: "Jikalau Tidak Ada Keluhan yang Saya Rasakan, Saya Bisa Bekerja Kembali Mas Fitrul"

Masih ingat dalam memoriku di saat beliau, mr. Sk, tergolek pasrah di rumah sakit tempo bulan.

Perkenalan awal yang sudah ditakdirkan Tuhan Yang Maha Kuasa, hingga kami bisa menjadi saudara hingga saat ini.

Karena kanker rahang (ameloblastoma) yang menggerogotinya, mr. Sk, menyebabkan segala aktivitas hidupnya menjadi tidak bisa normal kembali. Sungguh mengerikan ameloblastoma ini!

Alhamdulillah, atas Kemurahan Tuhan Yang Maha Kuasa, mr Sk mulai mengalami kesembuhan dari kanker rahangnya.

" Jika tidak ada keluhan yang saya rasakan lagi Mas Fitrul, maka saya bisa bekerja kembali. Terima kasih atas semuanya Mas dan mohon saya terus dipantau kesehatannya ke depan" kata Mr. Sk tempo hari padaku.

Susunan kalimat yang meluncur begitu saja dari beliau, seakan menambah daftar kebahagiaanku atas society care yang kulakukan.

Semoga Allah Yang Maha Kuasa senantiasa memberi kesembuhan pada Mr. Sk dan selalu menguatkan langkah-langkahku ke depan. Amin

FITRULLAH, ST
the researcher

" Mas Saya Mohon Bantuan sampean utk Anak Saya ya Mas, Balita laki2 Usia 3,9 thn. Kalo BAB Susah Mas sdh Hampir 5 Bulan ini...."

Sebuah Pesan dari Mrs. SR Pagi ini :

"Assalamualaikum,, mohon maaf sebelumnya mengganggu, mas fitrullah perkenalkan nama saya SR temannya mbak S Prenduan Sumenep.

Mbak S telah menceritakan bahwa sampean telah menolong menyembuhkan anaknya yg abis jatuh serta penderita kanker.

Mas saya mohon bantuan sampean utk anak saya ya mas, balita laki2 usia 3,9 thn. kalo BAB susah mas sdh hampir 5 bln ini, ....., obat2an jg sudah, tp tetep kalo BAB masih susah, ditahan dan dikempet (maaf) pantat dan kakinya dirapatkan kayak ketakutan. saya dan suami sampe stres sendiri. mohon bantuannya mas fit.. maturnuwun".

----------------------------------

Pesan di atas adalah hanya 1% dari laporan yang masuk ke aku, baik secara tulisan maupun lisan.

Bahwasanya ketika seorang manusia diuji dengan ujian yang cukup berat, disitulah Karunia Tuhan ada. Karena itulah, aku memiliki banyak saudara di mana-mana. Dan inilah karunia-Nya yang paling besar bagiku.

FITRULLAH, ST
the researcher

*Note: gambar diambil dari internet hanya sebagai ilustrasi semata.

Menempuh 130 km Lebih dan Kegelapan Malam: "Kalau Bukan Kita, Siapa Lagi Kawan!"

Di luar kesibukan riset-riset utama, aku harus sedikit meluangkan waktu untuk membantu penderita tumor/ kanker yang tidak mungkin baginya berpindah tempat untuk menemuiku, karena kesehatan yang amat kritis.

Mengunjungi masyarakat hingga pelosok desa pun dilakukan, dengan menempuh jarak lebih dari 130 km. Hujan deras ditambah gelapnya malam pun diterjang.

Alhamdulillah, masyarakat di beberapa pelosok pun akhirnya menjadi seperti saudara bagiku. Dialog interaktif dalam kebersamaan merupakan wujud harapan masyarakat akan kepedulian.

Ya, society care untuk para penderita diabetes dan tumor-kanker pun terus dilakukan.

Ternyata, memiliki banyak saudara di mana-mana itu membahagiakan.

Stres Balita Memicu Pembengkakan Area Syaraf Otak Kiri dan Sistem Hormonal!

Tak kusangka jika perjumpaanku tempo hari dengan si balita sempat membuatku terhenyak.

Bagaimana tidak, jika rewel berhari-hari, kemerahan di beberapa area tubuhnya, susah tidur dan lain-lainnya, ternyata berasal dari tersumbatnya saluran syaraf otak kiri dan sistem hormonal. Gara-gara itu, telinga kiri bagian dalam tampak bengkak ( beda dengan telinga kanan).

Alhamdulillah, 1-2 jam kemudian setelah pembukaan syaraf dilakukan, bengkak dan merah menjadi cerah kembali. Si balita pun menjadi tenang kembali.

FITRULLAH, ST
the researcher

Bersama Bapak Dwi Soetjipto

Alhamdulillah...

Melapangkan Fikir, Mengkaji Kehidupan Masyarakat, dan Mengurai Analisa, lebih "cool" di Tempat Yang Tinggi.

Sering aku pada waktu-waktu tertentu, meluangkan waktu barang sejenak, untuk me-refresh seluruh aktivitas riset di tempat-tempat tinggi seperti ini.

Pandangan bisa luas sekali, melihat ke segala penjuru kota tempat ku singgah dimanapun berada. Fikirku akan makin jernih, tatkala bersentuhan dengan "keheningan hati" yang terukur.

FITRULLAH, ST
the researcher

Kesehatan Anak pun Harus Siaga Dikontrol, karena bisa Fatal!

Sms dari seorang ibu pagi ini: " Alhamdulillah..bengkak sdh berkurang, dan benjolan di ketiak tetap ada namun mengecil, tp anakx sudah baikan dan panasx sdh turun turun pagi ini".

Demikian sms dari seorang ibu dari Prenduen Sumenep pagi ini padaku. Alhamdulillah, ternyata benar analisaku bahwa panas berhari-hari mengindikasikan ada syaraf yg terjepit di lengan, sehingga pusing dan sesak nafas.

Syukurlah bisa sedikit mengurangi rasa sakit dan semoga lekas sembuh.

FITRULLAH, ST
the researcher

Catatan: foto di bawah ini diambil dari internet sebagai ilustrasi semata.

Di Luar Riset: Selamatkan Alam-mu, agar Semuanya Seimbang....

Jiwa itu perlu dilatih, diasah, dan dijaga dengan keseimbangan alam lingkungan.

Alam merupakan bagian terbesar dari keselarasan hidup di bumi ini.

Jangan pernah kau abaikan alam. Buat dia (alam) tersenyum, bersenandung riang, dan mendoakan setiap langkah manusia di bumi ini.

Jika itu sudah engkau lakukan, niscaya alam akan menyelamatkanmu atas ijin Allah SWT, dari segala murka alam yang bisa menenggelamkanmu.

FITRULLAH, ST
the researcher

Jangan Pernah Kau Tinggalkan Sejarah!

Ada sebuah kisah, yang dapat membuka mata hatiku, akan sebuah kebenaran dan keadilan di masa lampau.

Tentang perjuangan, tentang keadilan, dan tentang masyarakat.

Bahwasanya, kita harus hidup dan menghidupi. Berguna bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Bahwasanya, perjuangan itu harus tulus, harus bisa dirasakan seluruh masyarakat, tanpa pandang bulu. Karena sesungguhnya, Tuhan itu menciptakan manusia dari sebutir tanah yang terangkai.

Jika seorang manusia itu tahu bahwa dirinya terangkai dari tanah, niscaya manusia itu akan menghormati tanahnya, menghargai tanahnya, dan juga menjaga tanahnya.
Di sinilah ujian seorang manusia, untuk lebih memahami arti perjuangan para leluhur, para pendiri bangsa, bahwasanya hidup itu harus menghidupi alam sekitar.

Berjuanglah terus atas nama Tuhanmu, Tuhan Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki Kerajaan di Seluruh Alam Semesta.

FITRULLAH
the researcher

Pertemuan Tak Terduga saat Riset Tumor Ganas Rhabdomyosarcoma (Tumor jaringan lunak)

Saat Riset Tumor Ganas Rhabdomyosarcoma (Tumor jaringan lunak) menunjukkan hasil yang positif dengan membaiknya kondisi si balita,

Terjadilah diskusi hangat tentang sejarah, bersama KH. Zawawi Imron dan Mikke Susanto (peneliti, kurator seni rupa istana negara) di lokasi yang berbeda.

Sebuah hadiah dari Tuhan Yang Maha Kuasa, sehingga aku sedikit memahami Kebesaran-Nya atas ilmu pengetahuan.

FITRULLAH, ST
the researcher

Mengesankan: "Kekuatan Hati Seorang Ibu dari Balita Penderita Tumor Ganas Rhabdomyosarcoma (Tumor jaringan lunak)"

Tumor Ganas Rhabdomyosarcoma (Tumor jaringan lunak) memang sungguh mengerikan.

Sekian lama aku meriset, mengolah data yang ada, berusaha menemukan titik-titik syaraf yang dapat dijadikan perantara kesembuhan si balita penderita Tumor Ganas Rhabdomyosarcoma (Tumor jaringan lunak).

Anda tahu? bahwa riset pun seolah berkejaran dengan waktu. Tumor terus membesar di area perut, sehingga perut menjadi sangat keras. Selain itu, si balita kesulitan Buang Air Kecil (BAK/kencing) dan Buang Air Besar (BAB) selama berminggu-minggu.
Dan satu hal yang membuat trenyuh kita semua, bahwa si balita selalu menangis setiap BAK dan BAB (padahal keluarnya cuma setitik tetes). Sungguh memprihatinkan.

" Mas Fit, apapun saya lakukan demi kesembuhan anak saya. Saya tidak bisa berfikir saat bekerja, selalu teringat beban derita anak saya.
Saya sudah berusaha berbagai cara, hingga mencari solusi pengobatan anak saya. Sampai akhirnya bertemulah saya dengan Mas Fit.
Besar harapan saya, semua ikhtiar/ usaha saya ini akan mendapat ridho Allah SWT. Benar Mas Fit, bahwa bukan Mas Fit yang menyembuhkan anak saya nantinya, melainkan Allah. Namun, dengan perantaraan riset Mas Fit dan dengan segala pengetahuan syaraf yang Mas Fit miliki, saya dan keluarga yakin bahwa kesembuhan anak kami tercinta. Kami akan support penuh Mas Fit agar dapat melakukan yang terbaik bagi usaha penyembuhan anak kami.
Tumor ini memang sangat ganas dan langka, namun kami percaya ada penyembuhannya. Kami sekeluarga percaya atas kesungguhan Mas Fit dan yakin jika Mas Fit akan berusaha yang terbaik"
Demikian isi hati seorang ibu kepadaku, yang membuatku tergetar akan kekuatan hati seorang ibu akan anaknya."

Kasih Sayang Ibu Sepanjang Masa, that is totally right!

Hasil Tes USG Penderita Tumor Payudara: Tumor Lenyap!

Melakukan sesuatu yang terbaik untuk masyarakat, membuat mereka mampu tersenyum kembali di tengah kecemasan yang menerpa, merupakan kebahagiaan tersendiri bagiku.
Termasuk bagi seorang ibu ez (saya samarkan) akan kanker payudara yang menggerogotinya selama ini. Rasa takut, cemas, frustasi, dan nyeri kerap menghantuinya setiap saat.

Beruntunglah ibu ez yang berusaha gigih dan sabar selama aku terapi. Dan alhamdulillah, kesungguhan itu membuahkan hasil dengan lenyapnya segala keluhan ibu ez atas kanker payudaranya selama ini.

Tepat tanggal 5 Nopember 2014 kemarin, ibu ez menunjukkan hasil tes USG nya dengan wajah berbinar senang: Tumor telah lenyap!

"Alhamdulillah, tak bisa saya katakan betapa bahagianya saya, rasa syukur saya atas Kebesaran Tuhan Yang Maha Kuasa telah menyembuhkan saya melalui perantaraan ilmu pengetahuan atau riset yang Pak Fit lakukan.

Terima kasih atas semuanya Pak Fit. Dan sebagai rasa syukur saya atas ini semua, saya sumbangkan sedikit harta saya untuk Yatim Piatu sesuai saran Pak Fit", kata ibu ez padaku tempo hari.

Aku pun menjawab: " Allah Maha Kuasa Bu. Dan jangan pernah menyangsikan Kebesaran-Nya. Atas ilmu pengetahuan yang diikhtiarkan secara tekun (riset), insya Allah kesembuhan itu akan datang! Rasa cemas dan ketakutan harus kita lawan dengan usaha dan doa atas ridho-Nya, di sinilah ujian seorang manusia di saat tertimpa musibah."

FITRULLAH, ST
the researcher

Update: "Tumornya, sejauh ini ndak ada perkembangan gejala apa2. Yg artinya kabar baik. Semoga seterusnya ndak muncul lagi dan sembuh."

"Sedang utk tumornya, sejauh ini ndak ada perkembangan gejala apa2. Yg artinya kabar baik. Semoga seterusnya ndak muncul lagi dan sembuh."

Demikian kabar menggembirakan dari beliau, mr. Jyg, salah seorang penderita Ameloblastoma).

Setiap riset yang berhasil merupakan kebahagiaan tersendiri bagiku, untuk terus memberi spirit bagi masyarakat bahwa jangan pernah berputus asa!.

FITRULLAH, ST
the researcher

15 Tahun di Kursi Roda akibat Diabetes, akhirnya Bisa Berjalan Kembali Bulan Oktober 2014 ini!

 Beliau bernama Ibu wg, mengalami diabetes mellitus dan komplikasinya, sehingga menyebabkan beliau lumpuh selama 15 tahun lamanya. Sehari-harinya dihabiskan di kursi roda karena sakitnya tersebut.

Saat bertemu tanpa sengaja dengan Ibu wg, aku tergugah untuk membantunya, berusaha membuatnya bisa memiliki harapan kesembuhan.
Keterbatasan Ibu wg yang menyebabkanku harus rajin menjenguknya setiap minggu. Jarak yang jauh antara Gresik - Sidoarjo, merupakan ujian tersendiri bagiku untuk meluangkan waktu-waktu senggangku (diluar kerja riset-risetku) untuk membuka jalan darah ibu wg. Keputus-asaannya lah yang ingin kutepis bahwasanya Tuhan itu ada dengan segala ilmu pengetahuan Nya yang Maha Sempurna. Ikhtiar pun sudah dilakukan ibu wg sejak dari Saudi Arabia, namun tiada membawa hasil.

 (foto a, pembukaan jalan darah yang tersumbat)

Foto di bawah ini (foto b) adalah hasil selama proses penyembuhan yang dilakukan.
Sebuah riset panjang untuk mengembalikan fungsi organ kaki yang sudah divonis amputasi. Sebuah tantangan tersendiri bagiku untuk membantu sesama sebisaku.

Sungguh, Diabetes Mellitus amat jahat, dengan kadar gula yang sangat tinggi, mampu merusak seluruh organ tubuh manusia.

Kuncinya adalah: mengembalikan fungsi organ tubuh dengan melancarkan segala jalan darah dan syarafnya.

Ya, aku sangat bahagia jika senyum itu terbit kembali dan membuat sadar kita semua bahwa Tuhan itu Maha Kuasa dengan segala Ilmu Pengetahuan-Nya yang Maha Sempurna. Akupun hanya bisa berusaha penuh, dengan memotivasi ibu wg agar terus semangat untuk bisa sembuh.  

Ini yang kulakukan berbulan lamanya, dengan kajian riset sistem peredaran darah, syaraf, dan pengetahuan tentang organ, maka dilakukan sebuah metode penyembuhan diabetes mellitus.

 (foto b)

Atas kerja keras yang pantang menyerah, maka proses penyembuhan diabetes ibu wg pun mulai menunjukkan hasilnya (seperti tampak di foto b)

Saat aku berkunjung ke ibu wg tanggal 23 Oktober 2014 tempo hari, aku bisa melihat ibu wg sudah sangat lancar berjalan, meski dengan bantuan alat bantu jalan, yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan. (seperti ditunjukkan pada video di bawah ini)
Semoga kesembuhan terus terjadi pada beliau.



"SUNGGUH MAHA BESAR ALLAH DENGAN SEGALA ILMU PENGETAHUAN-NYA"

 
DIABETES MELLITUS RESEARCH


FITRULLAH, ST
the researcher

Riset Selain Diabetes Mellitus: "Riset Tumor Ganas Rhabdomyosarcoma (Tumor jaringan lunak) MULAI MEMBUAHKAN HASIL"

Kebahagiaan itu adalah ketika harapan itu mulai terbit dan semangat untuk sembuh muncul di kalangan masyarakat, atas ridho Tuhan Yang Maha Kuasa :



(gambar diambil dari internet, hanya sebagai ilustrasi, )

Pesan dari Seorang Ibu di ujung pulau :

"Alhamdulillah trima ksih banyak pak fit atas kdatangannya ke rumah kami..kami ga tau hrus brterima kasih sperti apa sm Allah dan sampeyan..maksih bnyk pak, klo sampeyan butuh apa2 kami siap membantu..
Alhamdullillah pak, putri kami uda agk tenang buat hri ini STELAH DITOTOK meski BAB msih sedikit tp BAK sdh agk bnyak dan buat BAB dan BAK tidak mnangis kesakitan sperti biasanya..
Mkasih bnyk,semoga Allah SWT membalas semu kebaikan bapak..Aamiin & mon maaf kalo kami mereptkan bapak.."

Keesokan harinya :

" kalo kencingny uda bnyk trus sering..moga aja detoksnya lewat air kencing pak ya,aamiin."

Analisa :  
Dari input data awal bahwa putri beliau hanya bisa kencing setetes dan buang air besar setitik (sehingga tidak bisa dibawa jauh berobat karena kondisi fisik kesehatan yang tidak memungkinkan saat itu), maka dengan adanya kabar bahwa putri beliau saat ini sudah banyak kencing dan sering (meski buang air besar tidak banyak), dapat disimpulkan bahwa proses detoksifikasi mulai bekerja. Mudah-mudahan dengan seringnya kencing keluar maka racun-racun ataupun sumbatan-sumbatan syaraf yang ada, dapat terbuka dan memberikan hasil yang positif bagi proses kesembuhan. Insya Allah, buang air besar juga akan lancar ke depannya, karena saat ini masih terus berlangsung proses detoksifikasi setiap harinya.

Semoga terus terjadi proses kesembuhan buat putri beliau. amin
Manusia boleh berusaha namun Tuhan jua yang menentukan...

FITRULLAH, ST
the researcher

" Society Care di Sumenep, Madura, Indonesia"

Sekecil apapun bentuk kepedulian kita, itu akan sangat berarti jika dilandasi atas ridho Tuhan Yang Maha Kuasa.
Bahwasanya manusia itu harus hidup saling menolong antar sesama, dengan segala kemampuan yang dimiliki, AGAR SENYUM ITU BISA TERBIT KEMBALI.
FITRULLAH, ST
the researcher

Riset Selain Diabetes Mellitus: "Anak usia 3 tahun didiagnosa sakit tumor ganas Rhabdomyosarcoma (Tumor jaringan lunak)"

Suatu hari:

"Sy Mohon Bantuan Bapak untuk Meneliti atau Memberikan Obat Herbal untuk Anak Sy."
 
( Catatan: foto diambil dari internet sebagai ilustrasi semata )

"Assalamualaykum wr.wb Pak Fitrullah,sy mengenal anda lewat blog..sy mohon bantuan bapak untuk meneliti atau memberikan obat herbal untuk anak sy. Ini sbg bentuk ikhtiar utk anak saya&smoga diridhai oleh Allah SWT. Anak sy usia 3 tahun didiagnosa sakit tumor ganas Rhabdomyosarcoma (Tumor jaringan lunak) sudah dioperasi 1 th yg lalu dan minum brbgai herbal tp skrg tumor tmbuh lg hingga kaki anak sy bengkak dan sulit buang air kecil atau besar.mohon bantuannya pak..terima ksih sbelumnya.wassalam."

FITRULLAH, ST
the researcher  

 - SEKILAS TENTANG -

Kanker Jaringan Lunak (Rhabdomyosarcoma)

Kanker jaringan lunak adalah kanker yang terjadi pada jaringan lunak tubuh yang terdiri dari jaringan otot, tendon dan connective tissue, dan dapat terjadi diseluruh bagian tubuh mulai dari ujung kepala sampai ujung kaki. Kanker ini membuat sel normal pada jaringan tubuh berubah menjadi ganas dan abnormal.Kanker jaringan lunak terbagi menjadi kanker jaringan lunak ganas dan kanker jaringan lunak jinak. Kanker jaringan lunak  termasuk kanker yang jarang ditemukan.
Biasanya penyakit kanker jaringan lunak lebih sering menimpa anak-anak.
( sumber: http://bingoboo.wordpress.com/2013/05/24/kanker-jaringan-lunak-rhabdomyosarcoma/)

Sharing about Diabetes Mellitus...

Sharing itu penting untuk memahami Diabetes Mellitus itu sendiri sehingga memudahkan untuk mencari solusi terbaik penyembuhannya.

Diabetes Mellitus Research
FITRULLAH
the researcher

Perjalanan Riset Diabetes Mellitus di Jakarta

Riset berkembang sangat pesat dan akan terus dilakukan demi solusi kesembuhan penderita diabetes mellitus untuk Indonesia dan Dunia.

Diabetes Mellitus Research

FITRULLAH, ST
the researcher

Riset Selain Diabetes Mellitus: Harapan Sembuh Penderita Kanker Rahang (ameloblastoma) Mulai Terbit. Kesembuhan di depan mata!

Analisa yang dilakukan terhadap salah seorang penderita ameloblastoma (kanker rahang), akhirnya membuahkan hasil.

Proses riset yang begitu lama untuk mengetahui model pertumbuhan kanker rahang ini, akhirnya membuahkan hasil.

"Hasil uji klinis pertama paska penanganan, menunjukkan hasil sangat memuaskan: SANGAT BAIK, tidak menunjukkan pertumbuhan kanker/ atau cenderung tidak ada gejala ameloblastoma!"

Semoga ini menjadi tanda kesembuhan Beliau. Amin.

By. FITRULLAH
The researcher

Riset Di luar Diabetes Mellitus - KANKER PAYUDARA (6 Oktober2014) : "Alhamdulillah, benjolan di payudara saya sudah hilang mas!" Seru Ibu Ab padaku


 (Catatan: gambar diambil dari internet, hanya sebagai ilustrasi semata)


Mendengar senyum yang ceria dari Ibu Ab padaku merupakan kesan tersendiri. Pada tanggal 6 Oktober 2014 lalu,
Ibu Ab berkata padaku bahwa benjolan yang menyakitkan di payudaranya sudah hilang. Badannya merasa sangat segar sekali, ringan, dan bertenaga.
Aliran darah pun terasa ke seluruh tubuh. Tidak ada rasa nyeri di payudaranya lagi.
Benar-benar suatu keajaiban bagi Ibu Ab bisa mulai terbebas dari Kanker Payudara (Breast cancer)


Semua perkembangan positif dari Ibu Ab, secara lengkap ada dalam catatan risetku. Semoga sains dan ilmu pengetahuan tentang penanggulangan Kanker Payudara ini, dapat bermanfaat secara lebih luas lagi bagi masyarakat, bangsa, dan seluruh negara.

Diabetes Mellitus Research


FITRULLAH, ST
the researcher


Riset Di luar Diabetes Mellitus (9 September 2014): Saya merasa jauh lebih baik Mas Sekarang (Penderita Kanker Rahang)






Pada tanggal 9 September 2014, saya mendapat laporan dari Mr bj, bahwa bagian wajah dan rahang merasakan gatal-gatal yang sangat nyaman. Ini pertanda detoksifikasi.
Ternyata benar analisa saya, bahwa per 11 Oktober 2014 kemarin, saya mendapat laporan: ".... kata dokter, scr klinis kondisi saya baik." kata Mr bj.

Semoga kesehatan Anda terus membaik dan kanker rahang yang menjadi momok menakutkan bisa tuntas dan lenyap ke depannya. Ini perkembangan yang sangat baik. Semoga langkah societycare ini dapat terus berlanjut dan meluas hingga ke penjuru dunia.

Diabetes Mellitus Research


Fitrullah
the researcher

Mrs. Mya Akhirnya Bisa Makan dan Minum Normal, Layaknya Bukan Penderita Diabetes hingga Detik Ini!


Perubahan positif terus terjadi pada diri penderita diabetes, Mrs. Mya.
Gula darah yang terus tinggi saat mengkonsumsi makanan apapun merupakan horor bagi Mrs. Mya.

" Kadar Gula darah di area 200 lebih, selalu terjadi dari hari ke hari ". 

 

 Sebuah tantangan tersendiri bagiku untuk menormalisasi kerja pankreas.

Target utama adalah Mrs. Mya bisa hidup normal, sembuh dari diabetes mellitus. Bisa merasakan makanan dan minuman layaknya bukan penderita diabetes mellitus.  

Bisakah itu? Aku rasa Tuhan Yang Maha Kuasa sudah menunjukkan Kuasanya dengan Sains dan Teknologi-Nya.

 

BERIKUT DATA KADAR GULA DARAH MRS. MYA YANG TERPANTAU

Jumat,   2 Mei 2014  : 116
Sabtu,   3 Mei 2014  : 106
Selasa,  6 Mei 2014  : 129
Rabu,    7 Mei 2014  : 116
Sabtu, 10 Mei 2014  : 112
Senin,  12 Mei 2014 :  117
Rabu,  14 Mei 2014 :  126
Rabu,  21 Mei 2014 :  116
Kamis, 22 Mei 2014:  116
Sabtu,  24 Mei 2014:  129
Selasa, 27 Mei 2014:  111
Sabtu,  31 Mei 2014:  117
Selasa,  3 Juni 2014 :  108
Kamis,  5 Juni 2014 :  108
Sabtu,   7 Juni 2014 :  115
Senin,   9 Juni 2014 :  125
Rabu, 11 Juni 2014 :   125
Senin, 16 Juni 2014 :   103
Rabu, 18 Juni 2014 :   103
Senin, 23 Juni 2014 :   109
Kamis, 26 Juni 2014 :  109
Senin,  30 Juni 2014 :   106


Mrs. Mya ini adalah nyata, dan merupakan satu dari sekian manusia yang mendapat keajaiban tentang kesembuhan Diabetes Mellitus, dan dapat hidup normal seperti biasanya, makan dan minum tidak berpantangan seperti halnya penderita diabetes.

Satu hal yang membuat Mrs. Mya berubah setelah kesembuhan ini, yaitu menjaga kesehatan, asupan gizi yang cukup, makan dan minum dari makanan/ minuman yang sehat. 

Dari pengamatan yang kulakukan selama ini, Mrs. Mya pun bisa mengkonsumsi daging ayam, daging kambing, daging sapi, makanan berkolesterol tinggi seperti soto, sate, opor dan lain-lain, tanpa takut lagi kadar gula darahnya melonjak kembali di atas 200. Ini bukti bahwa kerja pankreas bisa dinormalisasikan. 

Mengapa demikian? karena ketika Mrs. Mya mengkonsumsi makanan/ minuman berat seperti soto, sate, opor, daging kambing, teh manis dengan gula pasir biasa, dan lain-lain, yang semula sempat naik ke level 130-140 setelah konsumsi, maka beberapa jam kemudian kadar gula darah Mrs Mya turun otomatis hingga level 100-120!

Catatan:  
"Kadar gula Mrs. Mya tidak pernah mencapai 200 lebih setelah mengkonsumsi makanan dan minuman berat (soto, sate, opor, daging kambing, teh manis dengan gula pasir biasa dan lain-lain makanan berat)"


"Dengan Sains dan Ilmu Pengetahuan, kita bisa berusaha untuk mencari solusi terbaik bagi Penderita Diabetes Mellitus yang Menakutkan dan menjadi Horor bagi Indonesia dan Dunia "


Diabetes Mellitus Research


FITRULLAH, ST
the researcher



Apa Bisa Seorang Penderita Diabetes menjadi Manusia Normal, yang Bisa makan minum tidak seperti Seorang Penderita Diabetes?



Fungsi Pankreas seorang penderita diabetes, dapat dipastikan terganggu, sehingga insulin tidak bisa bekerja sebagaimana mestinya. Inilah yang menjadi pokok permasalahan Diabetes Mellitus.

# Jika seorang penderita diabetes akhirnya bisa mengkonsumsi makanan dan minuman normal kembali, itu adalah suatu keajaiban kesehatan,

# Jika seorang penderita diabetes sudah tidak takut lagi makan daging kambing, itu juga suatu keajaiban kesehatan,

# Jika seorang penderita diabetes bisa yakin dan bisa memastikan bahwa kadar gulanya akan normal sekian jam otomatis sesudah mengkonsumsi makanan/ minuman manis, itu juga suatu keajaiban kesehatan,

Disinilah kita harus mencari solusi terbaik agar kerja pankreas seorang penderita Diabetes Mellitus bisa normal kembali.

DIABETES MELLITUS RESEARCH

FITRULLAH, ST
the researcher

Saat Seminar Diabetes Mellitus.

Setiap 24 jam terjadi di bawah ini :

1). 3600 kasus baru diabetes terdiagnosa,
2). 580 individu meninggal karena komplikasi diabetes,
3). 225 individu mengalami amputasi terkait diabetes,
4). 120 individu mengalami gagal ginjal tahap akhir,
5). 55 individu diabetik mengalami kebutaan

Puji Syukur Kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa: "Kepercayaan Tanah ini akan Kukelola dengan Sangat Baik"

Aku sangat percaya akan Kekuasaan Tuhan Yang Maha Kuasa. Jika benar-benar berusaha dan berdoa, aku diijinkan pemilik tanah untuk mengelola tanah kosong miliknya selama belum ada rencana dibangun.


Meski aku belum mampu untuk membeli sebidang tanah untuk pengembangan riset yang ada, namun memanfaatkan sebidang tanah kosong inipun sungguh hadiah terbaik dari Tuhan Yang Maha Kuasa.
Aku akan terus berjuang untuk memberi arti bagi peri kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara. Bismillah.


FITRULLAH, ST
The researcher

Informasi Kesehatan: Pengaruh Gula Jagung terhadap Diabetes Mellitus!

Gula merupakan bahan makanan yang hampir tidak bisa kita hindari, dalam penggunaan banyak makanan. Baik itu makanan sehari-hari, ataupun minuman. Rasanya yang manis, membuat lidah mempu menerimanya dengan baik.


Gula juga sering dijadikan penawar rasa pahit, saat akan menyeduh kopi, teh atapun cokelat bubuk. Penggunaan gula memang sangat beragam, dan banyak jenisnya. Tak ayal, konsumsi gula terkadang bisa melebihi ambang batas.


Walaupun baik, konsumsi berlebihan gula bisa menyebabkan banyak penyakit, mulai dari diabetes, obesitas, bahkan hingga penyakit jantung bisa disebabkan oleh konsumsi berlebihan atas gula.

Gula yang ada di pasaran saat ini tergolong menjadi beberapa jenis, seperti gula pasir, gula merah, dan inovasi gula jagung. Yang digadang-gadang bersahabat dengan penderita diabetes.

Tapi mari kita lihat faktanya. Gula pasir yang sering kita konsumsi merupakan gula dengan molekul disakarida, yang dalam kondisi asam (lambung) akan dopecah menjadi glukosa dan fruktosa dengan jumlah yang seimbang. Sementara gula jangung memiliki molekul yang sederhana, yaitu fruktosa, yang kemanisannya mencapai 1,7 lebih banyak dari gula pasir, serta mengandung kalori 25% lebih sedikit.

Dalam sebuah penelitian yang kami kutip dari klikdokter, setiap penelitian gula jagung dan gula pasir biasa, membuktikan hasil yang mengejutkan. Konsumsi fruktosa yang berlebihan, justru akan mengakibatkan obesitas, dan memicu resistensi insulin (awal dari menderita diabetes).

Jadi, setiap gula yang kita konsumsi, baik itu gulapasir biasa atau gula jagung, jika dikonsumsi melebihi batas aktivitas kita, maka risiko menderita beberapa penyakit berbahaya kian tinggi.

Jadi kami sarankan bagi Anda yang berpikiran bahwa, dengan konsumsi gula jagung terbebas dari diabetes, itu salah. Risiko penggunaan gula dalam makanan memang perlu dibatasi, terutama bagi anak-anak. Jangan memberikan gula secara berlebihan, dan usahakan anak untuk banyak bergerak, sehingga kalori dalam tubuhnya mampu terbakar dengan maksimal.

Sumber diambil dari: http://exspresiku.blogspot.com/2013/11/Gula-Jagung.html
dan  http://log.viva.co.id/news/read/542745-kenali-bahaya-di-balik-gula-jagung?utm_source=dlvr.it&utm_medium=facebook

Detoksifikasi Seorang Ibu Penderita Tumor Payudara: " Setelah Keluar Lendir Coklat, Payudara Saya Sudah Tidak Bengkak dan Tidak Nyeri Lagi!"

Proses detoksifikasi tumor payudara berjalan terus. Seorang ibu penderita merasakan lega karena bengkak payudaranya sudah normal kembali dan tidak nyeri seperti biasanya, setelah mengeluarkan lendir kecoklatan.
Semoga banyak wanita yang terselamatkan dari ganasnya tumor payudara.
FITRULLAH
the researcher
Catatan: gambar di bawah ini diambil dari internet sebagai ilustrasi semata

My Best Antiaging: Meraih Kecantikan Alami sekaligus Kesehatan Prima !

Menurut saya, kecantikan itu identik dengan sehat dan jikalau seorang wanita itu sehat, tentu saja dia tampak cantik.
Dalam antiaging, faktor penyehatan saluran syaraf dan darah, haruslah menjadi prioritas utama.
Dengan nutrisi sehat sehari-hari maka seorang wanita akan bisa mendapatkan kecantikan alamiahnya. Metode ini akan otomatis memperbaiki fungsi organ tubuh sehingga kesehatan pun diperoleh.
FITRULLAH, ST
the researcher

Aku Salut dengan Beliau, meski Bos sebuah Bank Terkemuka, tapi Sudi Berkunjung ke Gubukku yang Jaraknya hampir 200 km!

Aku terkesima dan terharu begitu bertemu Beliau, Bpk.Bd siang ini. Kulihat Beliau duduk di sebuah tumpukan bata menantiku datang. Seorang yang terhormat, sudah sudi datang jauh-jauh dari kota yang berjarak 200 km dari kotaku, masih sabar menantiku dengan duduk di atas tumpukan bata.

" Mengapa panjenengan tidak masuk ke dalam Pak?"
Beliau jawab: "Tidak apa Mas, biar saya tunggu Mas nya di luar, karena saya harus demikian".

Aku tertegun dan tersenyum, hebat benar beliau, sangat bersahaja, sangat menghormati orang lain. Anda tahu, berapa lama beliau duduk menantiku duduk di tumpukan bata? 1 jam kawan!

(Catatan: Aku memang harus konsentrasi memberi pertolongan darurat pada orang-orang yang menderita kanker rahang dan diabetes mellitus akut sehingga tidak bisa bertemu langsung beliau saat itu juga).

Setelah aku selesai, aku memohonkan maklum dan segera menggandeng beliau, mengajak masuk ke rumahku.

Singkat kata, kami pun ber akrab ria, berusaha saling mengenal dan akhirnya semua berakhir bahagia dan akupun akan berbuat terbaik untuk beliau atas ridho Allah SWT.

Jujur saja, inilah salah satu kebahagiaanku, bertemu dengan orang-orang yang baik, sangat menghargai sesama, tidak sombong, dan mau berjuang menempuh jarak 200 km an untuk sebuah solusi. GLAUKOMA!

"Aku akan usahakan yang terbaik Pak, yang bisa kulakukan. Bismillah"

FITRULLAH, ST
the researcher
--------------

Catatan tentang Glaukoma:

Glaukoma adalah salah satu jenis penyakit mata dengan gejala yang tidak langsung, yang secara bertahap menyebabkan penglihatan pandangan mata semakin lama akan semakin berkurang sehingga akhirnya mata akan menjadi buta. Hal ini disebabkan karena saluran cairan yang keluar dari bola mata terhambat sehingga bola mata akan membesar dan bola mata akan menekan saraf mata yang berada di belakang bola mata yang akhirnya saraf mata tidak mendapatkan aliran darah sehingga saraf mata akan mati.

Penyebab utama glaukoma adalah meningkatnya tekanan bola mata di atas 20mmHg, penyebab lainnya adalah hipertensi dan diabetes mellitus.

Save Your Planet: Riset Anggrek!

Jika kita mau peduli untuk menyelamatkan mereka, maka mereka pun pasti tersenyum kembali.

Dari hal yang paling sederhana ini, maka kita bisa berbuat terbaik untuk alam.

FITRULLAH, ST
the researcher

Rabu 10 September 2014, Kisah Nyata Ibu Penderita Tumor Rahim: Gumpalan Tumor pun Hancur dan Keluar secara Alamiah!

"Pak Fit, terjadi tarikan begitu kencangnya tadi malam di area perut saya, seperti diaduk-aduk isi perut saya, campur nyeri dan gatal, kemudian keluarlah gumpalan daging hancur seperti yang saya tunjukkan ini".


"Sekarang perut saya sangat nyaman sekali, badan terasa enteng, sangat segar, alhamdulillah Pak Fit, semoga saya bisa sembuh dari tumor rahim saya ini. Terima kasih sekali lagi Pak Fit" Ujar seorang ibu yang menderita tumor rahim pada saya Rabu 10 September 2014 kemarin.

Saya pun terharu dibuatnya, terlebih ketika melihat senyum yang mengembang dari ibu tersebut. Berbagi kepedulian atas derita yang dialami merupakan hal yang utama, sehingga sedikit meringankan beban itu. Semoga proses penyembuhan ibu tersebut terus berlangsung. Bismillah...


Proses Detoksifikasi Penderita Tumor Payudara tempo hari, diawali Muntah Lendir Sangat Banyak!

"Malamnya saya mengalami muntah-muntah berupa lendir sangat banyak, ada kehijauannya, serasa kosong seluruh tulang, daging, darah saya.
Dan anehnya, paginya saya lihat payudara saya yang bengkak akibat tumor ini Mas, terlihat normal. Alhamdulilah Mas. Saya jadi bersemangat kembali.
Nyeri, sakit kepala, punggung nyeri dan lain-lain gangguan kesehatan akibat tumor payudara selama ini, mulai hilang" cerita seorang ibu penderita tumor payudara 2 hari yang lalu pada saya.
Semoga lekas sembuh ya Bu.
FITRULLAH, ST
the researcher
Catatan: foto diambil dari internet, sebagai ilustrasi kejadian yang diceritakan di atas.

Bengkaknya Kempes! Itu Kabar Gembira dari Ibu Penderita Tumor Payudara

Benar-benar kabar menggembirakan bagiku dengan membuat seorang ibu penderita tumor payudara, kembali tersenyum, menatap harapan yang jelas akan penyembuhan.
Pagi ini, payudara yang membengkak, dikabarkan mulai kempes seperti ukuran normalnya. Sebuah tanda awal yang sangat bagus untuk sebuah kesembuhan.
Bismillah,
FITRULLAH
the researcher
* catatan: foto diambil dari internet hanya untuk ilustrasi semata. ( sumber: http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/f/f6/Mammo_breast_cancer.jpg/285px-Mammo_breast_cancer.jpg)

Pagi ini: Menganalisa Tumor Payudara dari Hasil Radiologi seorang Ibu!

Pagi ini aku mendengar keluhan seorang ibu tentang tumor payudara yang dideritanya.
Akhir-akhir ini, si ibu merasakan nyeri pada bagian yg terkena tumor.
Aku mencoba membantu menganalisa foto radiologi tumor payudara si ibu sehingga bisa diperoleh metode pencegahan sekaligus pembasmian tumor payudara yang ada. Semoga si ibu akan mendapatkan kesembuhan yang baik. Amin
FITRULLAH, ST
the researcher

3 September 2014, Bakti Pertiwi: society care dengan 3 Penderita Penyakit Penyebab Kematian!

Diabetes mellitus 500, Stroke akut, dan Kanker, diderita oleh 3 orang yang berbeda.
Meski sesibuk apapun di tengah Riset Forex (Foreign Exchange) yang juga intensif tiap harinya, aku usahakan untuk ber-societycare membantu masyarakat luas atas penyakit yang dideritanya.
Perubahan terus terjadi dan semoga mendapat jalan kesembuhan.
Kita bisa lakukan yang kita bisa, untuk berbuat optimal untuk masyarakat luas.
FITRULLAH, ST
the researcher

Tumor Rahim pun Hancur Secara Signifikan, Hasil Tes USG Seorang Ibu 2 Hari Lalu! Go Society Care!

" Pak terima kasih atas bantuannya. Tumor rahim saya sudah mengecil. Dari 6 sekarang tinggal 4.
Menurut dokter yang memeriksa saya disimpulkan bahwa ada perubahan sangat bagus, tumor rahim saya mengecil, lendir-lendir kehijauan juga sudah hilang, dan beberapa tumor ada yang hilang. Alhamdulillah, terima kasih Pak Fitrul. Saya sangat bersemangat untuk terus bisa sembuh." Seru seorang ibu dua yang lalu kepadaku.
Memberi keyakinan atas kekuatan ilmu sains dan kebesaran Tuhan itu sangat penting.
FITRULLAH
The researcher

Arsip Blog